JANING, DORTHEA WANDRIANA (2014) PENERAPAN MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK DI YOGYAKARTA DAN SURABAYA. S1 thesis, Universitas Atma Jaya.
0TS13394.pdf
File Pdf (1MB)
1TS13394.pdf
File Pdf (252kB)
2TS13394.pdf
File Pdf (916kB)
3TS13394.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (501kB)
4TS13394.pdf
File Pdf (947kB)
5TS13394.pdf
File Pdf (680kB)
Abstract
Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja telah memperoleh tempat yang
penting bagi seluruh industri konstruksi. Perusahaan konstruksi di Indonesia menerapkan
keselamatan dan kesehatan kerja untuk mengurangi cedera, menghindari keterhambatan pekerjaan
konstruksi dan untuk menyediakan sarana yang aman di situs lingkungan kerja konstruksi mereka.
Secara umum industri konstruksi adalah industri yang menduduki tempat tertinggi ditinjau dari
tingkat terjadinya kecelakaan kerja (Dipohusodo, 1996). Mengacu pada hal tersebut maka penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui adanya penerapan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
perusahaan konstruksi di Yogyakarta dan Surabaya, mengkaji bagaimana sistem tersebut beroperasi
dan menemukan cara – cara untuk meningkatkan keselamatan di tempat proyek konstruksi.
Penelitian ini dilakukan dengan memberikan kuisioner dan wawancara terhadap responden
yang bekerja pada proyek konstruksi di Yogyakarta dan Surabaya. Kuisioner tersebut berisi delapan
aspek penting dalam sebuah manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yaitu kebijakan dan
standar keamanan, organisasi manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, pelatihan keselamatan,
pemeriksaan kondisi berbahaya, alat perlindungan diri, alat-alat berat dan peralatan kerja,
papan/rambu-rambu keselamatan, dan perilaku manajemen. Setelah mendapatkan data dari
responden maka metode yang digunakan untuk mengolah data tersebut adalah analisis data
kuantitatif dan analisis data kualitatif. Analisis data kuantitatif yang digunakan adalah analisis
deskriptif yang terdiri dari penghitungan nilai mean, standar deviasi, nilai minimum, nilai
maksimum, dan menggambar peta kendali dengan menghitung nilai UCL (Upper Control Limit) dan
LCL (Lower Control Limit). Setelah menganalisis data responden di Yogyakarta dan Surabaya, hasil
data yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya yang diambil dari
referensi jurnal JOURNAL OF PROFESSIONAL ISSUES IN ENGINEERING EDUCATION AND
PRACTICE, dengan judul Safety Management in Construction: Best Practices in Hong Kong, oleh
Rafiq M. Choudhry, Dongping Fang, and Syed M. Ahmed, M.ASCE, 2008.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di proyek
konstruksi Yogyakarta belum seluruhnya tersedia seperti pada proyek di Surabaya. Sedangkan
penerapan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek di Yogyakarta dan Surabaya
menurut peta kendali yang berada di bawah garis LCL (Lower Control Limit) yaitu terhadap
pertanyaan 3.6 di Surabaya (59,26%) maupun di Yogyakarta (40,91%) sangat rendah dan masuk
dalam daerah out of control dalam peta kendali. Sebuah perusahaan memerlukan program pelatihan
berbasis computer dalam perusahaan yang memungkinkan untuk pengujian sistematis pengetahuan
yang dipelajari dengan secara acak memilih tes dari bank data contohnya untuk mengecek
pengetahuan pekerja terhadap resiko – resiko yang berbahaya dalam pekerjaan mereka dan
pengetahuan tentang alat – alat yang mereka gunakan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kecelakaan kerja, manajamen kesehatan dan keselamatan kerja, peta kendali, analisis data kuantitatif, analisis data kualitatif, Yogyakarta, Surabaya |
| Subjects: | Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Manajemen Konstruksi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 18 Jul 2014 08:34 |
| Last Modified: | 18 Jul 2014 08:34 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/5580 |
