., Belami (2014) PEMANFAATAN PURUN TIKUS (Eleochalis dulcis) UNTUK MENURUNKAN KADAR MERKURI (HG) PADA AIR BEKAS PENAMBANGAN EMAS RAKYAT. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0BL01105.pdf

File Pdf (7MB)
Text (Bab I)
1BL01105.pdf

File Pdf (212kB)
Text (Bab II)
2BL01105.pdf

File Pdf (300kB)
Text (Bab III)
3BL01105.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (260kB)
Text (Bab IV)
4BL01105.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (722kB)
Text (Bab V)
5BL01105.pdf

File Pdf (874kB)

Abstract

Kegiatan pernambangan emas merupakan salah satu sumber ekonomi
yang sekarang ini banyak dilakukan oleh masyarakat terutama di daerah
Nyempen, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Kegiatan tersebut menimbulkan dampak yang negatif terhadap lingkungan
terutama pencemaran terhadap air, karena pernambangan emas ini banyak
meninggalkan sisa – sisa logam berat seperti Hg (merkuri) yang berbahaya
bagi lingkungan dan mahluk hidup di sekitarnya. Salah satu metode
penanganan terhadap pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh
pernambangan emas adalah metode fitoremediasi menggunakan tanaman
purun tikus (Eleocharis dulcis) yang mampu menyerap logam berat seperti
Hg, Pb, Fe dan SO4 akibat pencemaran lingkungan. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui kemampuan tanaman dalam menurunkan kadar Hg
pada limbah serta untuk mengetahui efektifitas dari tanaman purun tikus
dalam menyerap Hg (merkuri). Hasil yang diperoleh tanaman purun tikus
mampu menurunkan kadar merkuri dan tanaman air purun tikus (Eleochalis
dulcis) sebanyak 3 kg pada hari ke-15 memiliki efektivitas lebih dari 50%
dalam menurunkan logam berat merkuri (Hg) yaitu sebesar 99,84% hampir
mencapai 100% dibandingkan hari ke–0 sebesar 0% dan ke-26 sebesar
82,82%.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknobiologi > Tekno Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknobiologi > Biologi
Date Deposited: 30 Jun 2014 12:59
Last Modified: 30 Jun 2014 12:59
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/5382

Actions (login required)

View Item
View Item