SARI, DIONYSIA ELVERA PUSPITA (2014) PENGARUH KOMPOSISI BETON NON PASIR DENGAN SUBSTITUSI FLY ASH DAN SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN, MODULUS ELASTISITAS, DAN DAYA SERAP AIR. S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0TS13440.pdf

File Pdf (1MB)
Text (Bab I)
1TS13440.pdf

File Pdf (135kB)
Text (Bab II)
2TS13440.pdf

File Pdf (65kB)
Text (Bab III)
3TS13440.pdf

File Pdf (372kB)
Text (Bab IV)
4TS13440.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (554kB)
Text (Bab V)
5TS13440.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (301kB)
Text (Bab VI)
6TS13440.pdf

File Pdf (1MB)

Abstract

Beton non pasir (no-fines concrete) ialah bentuk inovasi dari jenis beton
normal yang diperoleh dengan cara menghilangkan bagian halus agregat pada
pembuatan beton. Tidak adanya pasir dalam beton ini menyebabkan workability
beton menurun. Untuk meningkatkan workability tersebut, digunakan fly ash dan
superplasticizer Viscocrete-10.
Penelitian ini akan menguji mengenai pengaruh komposisi beton non pasir
dengan substitusi fly ash sebesar 20% dan superplastizer Viscocrete-10 sebesar
0,6% untuk reduksi air sebesar 20%. Pengujian ini bertujuan untuk mencari nilai
kuat tekan, modulus elastisitas, dan daya serap air optimum. Diharapkan beton
non pasir dapat digunakan sebagai beton struktural. Metode yang digunakan pada
penelitian ini adalah studi eksperimen dengan melakukan percobaan langsung di
laboratorium. Variasi perbandingan yang digunakan adalah 1:2, 1:4, 1:6, 1:8, dan
1:10 dengan direncanakan faktor air semen sebesar 0,4.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh nilai kuat tekan
rata-rata untuk perbandingan 1:2, 1:4, 1:6, 1:8 dan 1:10 umur 28 hari berturutturut
adalah 1,044 MPa, 1,090 MPa, 1,122 MPa, 1,698 MPa, dan 1,493 MPa.
Sedangkan untuk beton non pasir umur 56 hari diperoleh nilai kuat tekan rata-rata
untuk perbandingan 1:2, 1:4, 1:6, 1:8 dan 1:10 berturut-turut adalah 3,388 MPa,
3,686 MPa, 4,010 MPa, 4,406 MPa, dan 4,269 MPa. Peningkatan kuat tekan beton
dari umur 28 hari ke umur 56 hari untuk perbandingan 1:2, 1:4, 1:6, 1:8 dan 1:10
berturut-turut sebesar 224,61%, 238,03%, 257,48%, 159,51% dan 185,90%. Kuat
tekan maksimum beton non pasir umur 28 hari diperoleh pada perbandingan 1:8
sebesar 1,698 MPa. Kuat tekan maksimum beton non pasir umur 56 hari diperoleh
pada perbandingan 1:8 sebesar 4,406 MPa. Nilai modulus elastisitas rata-rata
untuk perbandingan 1:2, 1:4, 1:6, 1:8 dan 1:10 umur 28 hari berturut-turut adalah
5.598,02 MPa, 7.417,8 MPa, 7.798,02 MPa, 11.766,45 MPa, dan 11.226,02 MPa.
Nilai modulus elastisitas maksimum beton non pasir umur 28 hari diperoleh pada
perbandingan 1:8 sebesar 11.766,45 MPa. Daya serap air (%) untuk beton non
pasir dengan perbandingan 1:2, 1:4, 1:6, 1:8 dan 1:10 secara berturut-turut sebesar
3,173%, 4,324%, 4,445%, 4,854%, dan 5,192%. Dari hasil penelitian yang telah
dilakukan,beton non pasir tidak dapat menjadi beton struktural karena tidak
memenuhi syarat beton struktural dengan kuat tekan minimal 17,5 MPa.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Beton non pasir, fly ash, superplastizer, kuat tekan modulus elastisitas,daya serap air
Subjects: Civil Engineering > Structure
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 20 May 2014 09:47
Last Modified: 20 May 2014 09:47
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/5129

Actions (login required)

View Item
View Item