Mekel, Marthen Hendryson (2004) EKSPLORATORIUM ILMU PENGETAHUAN ALAM UNTUK ANAK DI YOGYAKARTA. S1 thesis, UAJY.
0TA09281.pdf
File Pdf (226kB)
1TA09281.pdf
File Pdf (144kB)
2TA09281.pdf
File Pdf (283kB)
3TA0928.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (244kB)
4TA09281.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (90kB)
5TA09281.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (671kB)
6TA09281.pdf
File Pdf (658kB)
Abstract
Indikator tingkat majunya suatu bangsa adalah penguasaan teknologi di segala bidang oleh bangsa tersebut. Sementara itu, dasar dari teknologi tersebut adalah ilmu pengetahuan alam ( IPA ). Dengan demikian pemahaman konsep-konsep dasar IPA secara utuh dan benar oleh anak-anak semenjak usia dini khususnya anak-anak usia sekolah dasar menjadi satu faktor yang sangat penting. Untuk membantu anak dalam memahami konsep-konsep dasar IPA secara utuh diperlukan suatu konsep sistem pengajaran yang tepat dan tersedianya alat
peraga yang diramu secara sederhana, menarik dan kontekstual dengan anak, sehingga kegiatan belajar IPA menjadi menyenangkan. Anak juga harus diajak secara aktif berperan serta dalam proses belajar sehingga akan membuat anak tcrlatih dan menyadari bahwa fenomena-fenomena yang teijadi dalam IPA ternyata begitu dekat dengan mereka dan dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Wadah yang mampu mengakomodasi kegiatan belajar interaktif yang melibatkan keikutsertaan pengunjungnya dalam hal ini anak-anak dalam
mempelajari IPA adalah eksploratorium Ilmu Pengetahuan Alain untuk anak-anak. Sebagai media pembelajaran IPA yang dikhususkan untuk anak-anak, maka rancangan dan penyampaian materi IPA dalam eksploratorium harus sesuai dengan karakter belajar anak sehingga dapat merangsang minat anak untuk belajar IPA. Karakter belajar anak melalui bermain atau lebih dikenal dengan Learning, by Playing menjadikan kekhasan tersendiri yang membedakannya dengan cara belajar pads orang dewasa yang cenderung memisahkan kegiatan belajar dan bermain. Bagi anak-anak pads saat mereka bermain itulah sebenamya mereka belajar dan kedua proses ini tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan anak-anak. Menggunakan pendekatan learning by playing tentunya juga harus diikuti dengan pendalaman terhadap karakter psikologis anak saat mereka melakukan aktivitas belajar sambil bermain. Pendalaman ini akan sangat berguna dalam memberikan masukan bagi penulis dalam mewujudkan pendekatan learning by playing ke dalam kualitas arsitektural bangunan eksploratorium. Karakter psikologis anak dalam learning by playing inilah yang akan menjadi dasar analisis mengenai anak yang kemudian akan dilakukan pendekatan terhadap karakter psikologis tersebut melalui bahasa arsitektur. Karakter psikologis yang telah ditransformasikan kedalam bahasa arsitektur ini, nantinya akan ditata dan diorganisasikan kedalam konsep perancangan eksploratorium. Dengan melakukan pendekatan terhadap karakter psikologis anak dalam aktivitas learning by playing
diharapkan tujuan utama eksploratorium yaitu untuk membantu anak dalam mengenal, memahami dan menghayati ilmu pengetahuan alam dapat tercapai.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | Arsitektur > Lingkungan Kawasan Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur |
| Date Deposited: | 31 Oct 2013 08:32 |
| Last Modified: | 31 Oct 2013 08:32 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/4196 |
