Elka, Vivi Anita (2012) MODEL BIAYA PEMELIHARAAN RUTIN TERHADAP KERUSAKAN JALAN PADA JALAN ARTERI UTARA-BARAT YOGYAKARATA. S2 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
0MTS01515.pdf

File Pdf (740kB)
Text (Bab I)
1MTS01515.pdf

File Pdf (510kB)
Text (Bab II)
2MTS01515.pdf

File Pdf (636kB)
Text (Bab III)
3MTS01515.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (401kB)
Text (Bab IV)
4MTS01515.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (891kB)
Text (Bab V)
5MTS01515.pdf

File Pdf (818kB)

Abstract

Fungsi jalan terasa sangat berperan dan menjadi transportasi paling penting yang
digunakan hampir setiap hari oleh manusia. Kerusakan jalan sebenarnya dipicu oleh material
yang melebihi umur recana, drainase yang buruk dan besarnya beban yang melebihi rencana
(overload) selama masa layanannya (servis time). Mengingat hal semacam itu bisa terjadi,
maka tujuan dari penelitian ini adalah: memprediksi penanganan kerusakan jalan (kapan
waktu yang tepat untuk memperbaiki kerusakan jalan) dan membuat suatu model untuk
membantu mengurangi biaya tinggi. Biaya pemeliharaan jalan yang diperoleh dari Bina
Marga dengan jumlah biaya Rp. 85,121,203.43 untuk setiap 1 (satu) kilometernya.
Metode analisis regresi-linear akan digunakan dalam menentukan persamaan
permodelan biaya pemeliharaan jalan ini. Model yang sudah diperoleh akan di uji untuk
mendapatkan keakuratan dan ketepatan. Beberapa uji model yang akan digunakan adalah
koefisien korelasi R, koefisien determinan R2, uji – F, uji – t.
Hasil analisis Ringroad Utara-Barat: R = 83,1%, R2 = 69,1%, uji – F 0,00 ≤ 0,05, uji
– t 0,028 untuk IRI, 0,166 untuk SDI dan 0,135 untuk VC Ratio. Untuk Ringroad Selatan: R
= 0,997 R2 = 99,4%, uji–F Ringroad Selatan 0,00 ≤ 0,05, uji – t adalah 1 untuk IRI, 0,00
untuk SDI dan 0,001 untuk VC Ratio. Ringroad Gabungan (Utara-barat dan Selatan): R =
0,820, R2 = 63,5%, uji–F = 0,00, uji-t adalah 0,119 untuk IRI, 0,011 untuk SDI dan 0,641
untuk VC Ratio. Dari uji model maka persamaan model Ringroad Utara-Barat Y = -428192 +
59683,348 IRI, Ringroad Selatan Y = 91089614 + 5751,265 SDI – 401286 VCR, dan
gabungan Ringroad (Utara-Barat dan Selatan) Y = -54199,6 + 4310,990 SDI.
Jadi dapat disimpulkan bahwa waktu yang tepat untuk memprediksi pemeliharaan
rutin jalan adalah ketika SDI < 50 dan nilai IRI antara 4 – 8 m/Km. Dari persamaan model
yang diperoleh, nilai yang mempengaruhi biaya pemeliharaan jalan untuk Ring Road Utara-
Barat adalah IRI. Saran yang dapat diusulkan berdasarkan hasil penelitian adalah yang
pertama penelitian ini dapat lebih dikembangkan dengan jumlah data yang memadai, akurat
dan terpercaya survei dan pembuatannya. Membantu penelitian untuk memprediksi biaya
pemeliharaan jalan dimasa yang akan datang mengingat faktor distribusi kerusakan jalan
yang besar seperti pertumbuhan kendaraan yang pesat dan cuaca yang gampang berubah.
Kedua penelitian berikutnya dapat dikembangkan dengan bantuan program komputer dari
hasil survei kerusakan jalan berdasarkan tingkat pertumbuhan kendaraan dan cuaca.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: Model biaya, pemeliharaan rutin, kerusakan jalan
Subjects: Magister Teknik Sipil > Transportasi
Divisions: Pasca Sarjana > Magister Teknik Sipil
Date Deposited: 15 Apr 2013 08:55
Last Modified: 03 May 2013 09:38
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/415

Actions (login required)

View Item
View Item