Riadiani, Nindia (2013) BERITA KASUS SYIAH DI SAMPANG MADURA DALAM SURAT KABAR HARIAN KOMPAS DAN KORAN TEMPO (Studi Analisis Isi Kuantitatif Penerapan Jurnalisme Damai Pemberitaan Kasus Syiah di Sampang Madura dalam Surat Kabar Harian Kompas dan Koran Tempo Periode Agustus-Oktober 2012). S1 thesis, UAJY.

Text (Halaman Judul)
1. COVER.pdf

File Pdf (8kB)
Text (Halaman Persetujuan)
2. HAL PERSETUJUAN.pdf

File Pdf (361kB)
Text (Halaman Pengesahan)
3. HAL. PENGESAHAN.pdf

File Pdf (434kB)
Text (Surat Pernyataan)
4. SURAT PERNYATAAN.pdf

File Pdf (398kB)
Text (Lampiran Depan)
5. LAMPIRAN DEPAN.pdf

File Pdf (835kB)
Text (Bab I)
1 6. ISI SKRIPSI.pdf

File Pdf (277kB)
Text (Bab II)
26. ISI SKRIPSI.pdf

File Pdf (216kB)
Text (Bab III)
3 6. ISI SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (565kB)
Text (Bab IV)
4 6. ISI SKRIPSI.pdf

File Pdf (139kB)
Text (Daftar Pustaka)
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf

File Pdf (250kB)
Text (Lembar Koding)
8. LEMBAR KODING.pdf

File Pdf (91kB)
Text (Codingsheet)
9. CODINGSHEET.pdf

File Pdf (1MB)
Text (Hasil Olah Data)
10. HASIL OLAH DATA SPSS.pdf

File Pdf (2MB)

Abstract

Jurnalisme damai berfungsi untuk meredam gejolak atau konflik untuk dikondisikan ke arah yang damai. Melalui jurnalisme damai dapat dilihat bagaimana media turut mengambil peran dalam mengusahakan perdamaian melalui pemberitaannya dalam suatu konflik. Istilah jurnalisme damai diperkenalkan pertama kali oleh Johan Galtung. Dalam teorinya terdapat empat dimensi, yaitu orientasi perdamaian, orientasi kebenaran, orientasi golongan masyarakat, dan orientasi penyelesaian. Keempat dimensi inilah yang digunakan peneliti sebagai konsep dalam melakukan penelitian. Peneliti mengangkat berita mengenai kasus Syiah di Sampang Madura dalam SKH Kompas dan Koran Tempo sebagai objek dalam penelitian ini. Peneliti memilih SKH Kompas dan Koran Tempo karena keduanya merupakan media nasional yang cukup besar di Indonesia dan memiliki kualitas yang baik dalam setiap pemberitaannya Peneliti ingin melihat bagaimana SKH Kompas dan Koran Tempo menerapkan jurnalisme damai dalam pemberitaan mengenai kasus Syiah di Sampang Madura yang terjadi bulan Agustus-Oktober 2012. Pada periode itu terjadi aksi penyerangan terhadap warga Syiah di Sampang Madura. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis isi kuantitatif pada 52 teks berita. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Koran Tempo memiliki tingkat keprofesionalan lebih baik dalam penerepan jurnalisme damai pada pemberitaan kasus Syiah di Sampang Madura jika dibandingkan dengan SKH Kompas.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Jurnalisme Damai, Kasus Syiah, Sampang Madura.
Subjects: Komunikasi > Jurnalisme
Divisions: Fakultas ISIP > Ilmu komunikasi
Date Deposited: 24 Sep 2013 10:05
Last Modified: 24 Sep 2013 10:05
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/3938

Actions (login required)

View Item
View Item