Coen, Edward Marcellino (2026) ANALISIS KOMPARATIF PERFORMA FUNDAMENTAL DAN KINERJA PASAR ANTARA SAHAM HIJAU VERSUS SAHAM KONVENSIONAL. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (COVER)
220327073_Bab 0.pdf

File Pdf (682kB)
Text (BAB I)
220327073_Bab 1.pdf

File Pdf (740kB)
Text (BAB II)
220327073_Bab 2.pdf

File Pdf (668kB)
Text (BAB III)
220327073_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (725kB)
Text (BAB IV)
220327073_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (900kB)
Text (BAB V)
220327073_Bab 5.pdf

File Pdf (762kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan performa antara kelompok saham hijau
(berbasis Environmental, Social, and Governance / ESG) dan saham konvensional di pasar
modal Indonesia, sekaligus menguji sejauh mana dampak ESG Risk Score terhadap kinerja
fundamental dan pasar dari emiten saham hijau itu sendiri. Melalui metode purposive sampling
pada emiten di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025, diperoleh sampel tetap yang terdiri
dari 17 perusahaan kategori saham hijau (konsisten berada di indeks IDX ESG Leaders dan
IDX80) serta 24 perusahaan kategori saham konvensional (konstituen IDX80 non-IDXESGL).
Investigasi empiris dilakukan melalui dua pendekatan ekonometrika utama, yakni System
Generalized Method of Moments (System GMM) untuk mengomparasikan aspek fundamental
dan return pasar, serta model Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity
GARCH(1,1) untuk mengestimasi dinamika volatilitas harga saham. Hasil estimasi System
GMM menunjukkan sebuah temuan menarik yaitu tidak terdapat perbedaan signifikan pada
aspek profitabilitas (ROA, ROE, NPM), kesehatan finansial (DER, CR), pertumbuhan bisnis
(Revenue Growth, EPS Growth), maupun tingkat keuntungan (return) antara kedua kelompok
saham tersebut. Sementara itu, pengujian panel dinamis pada Model 3 turut membuktikan
bahwa ESG Risk Score tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja fundamental
maupun pasar dari emiten saham hijau. Temuan ini mengindikasikan bahwa baik
pengelompokkan saham maupun variasi besaran risiko ESG belum dapat menjadi faktor utama
dalam menentukan kinerja perusahaan saat ini. Sedangkan, hasil model GARCH(1,1)
menunjukkan adanya perbedaan karakteristik risiko yang nyata; kelompok saham hijau secara
konsisten menunjukkan conditional variance yang lebih rendah, artinya pergerakan harga jauh
lebih stabil daripada saham konvensional.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Saham Hijau, Saham Konvensional, ESG Risk Score, System GMM, GARCH
Subjects: Manajemen > Keuangan
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
Date Deposited: 01 Oct 2026 06:21
Last Modified: 01 Oct 2026 06:21
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37725

Actions (login required)

View Item
View Item