Burdam, Lowisa Oktavia (2026) PENYELESAIAN SENGKETA HAK ATAS SEMPADAN PANTAI MASYARAKAT HUKUM ADAT SUKU BIAK BETEW TERHADAP PRIVATISASI INDUSTRI PARIWISATA DI KABUPATEN RAJA AMPAT. Masters thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Lowisa Oktavia Burdam)
225214744_Bab 0.pdf

File Pdf (896kB)
Text
225214744_Bab 1.pdf

File Pdf (917kB)
Text
225214744_Bab 2.pdf

File Pdf (1MB)
Text
225214744_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (886kB)
Text
225214744_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
225214744_Bab 5.pdf

File Pdf (1MB)

Abstract

Penelitian dengan judul “Penyelesaian Sengketa Hak atas Tanah Sempadan
Pantai Masyarakat Hukum Adat Suku Biak Betew Terhadap Privatisasi di
Kabupaten Raja Ampat”, bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji penyebab
privatisasi sempadan Pantai oleh industri pariwisata di Kabupaten Raja Ampat dan
penyelesaian sengketa hak atas sempadan pantai Masyarakat Hukum Adat suku
Biak Betew dengan industri pariwisata yang belum terdapat kesepakatan.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan
pendekatan perundang-undangan dan sejarah hukum. Penelitian ini menggunakan
data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan
wawancara. Analisis data terhadap bahan hukum dilakukan secara deskripsi,
sistematisasi, analisis, interpretasi dan menilai peraturan perundang-undangan,
dibandingkan dengan berbagai pendapat hukum serta diuji dengan teori.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa privatisasi sempadan pantai dilakukan
oleh PT Scubaqueando Raja Ampat (Wai Resort). Bentuk privatisasi berupa
larangan bagi masyarakat hukum adat untuk memasuki kawasan sempadan pantai yang berada sekitar resort. Akibatnya, masyarakat tidak bisa mengakses sempadan pantai untuk berbagai keperluan. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa sengketa yang berkepanjangan disebabkan oleh pihak resort tetap beranggapan bahwa telah memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya. Selain itu, sengketa juga
belum diselesaikan dengan baik dikarenakan sampai dengan saat ini pihak resort belum memenuhi hak masyarakat adat untuk dapat melaksanakan aktivitas di sempadan pantai.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: penyelesaian sengketa; sempadan pantai; masyarakat hukum adat; privatisasi industri pariwisata; Suku Biak Betew.
Subjects: Magister Ilmu Hukum > Litigasi
Divisions: Pasca Sarjana > Magister Ilmu Hukum
Date Deposited: 10 Jun 2026 06:33
Last Modified: 10 Jun 2026 06:33
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37222

Actions (login required)

View Item
View Item