Nugraha, Wilfridus Oktavianka (2026) PERANCANGAN ULANG TATA LETAK BENGKEL LAS GOKKO UNTUK MENGURANGI RISIKO KECELAKAAN PEKERJA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Wilfridus Oktavianka Nugraha)
210611511_Bab 0.pdf

File Pdf (598kB)
Text
210611511_Bab 1.pdf

File Pdf (324kB)
Text
210611511_Bab 2.pdf

File Pdf (414kB)
Text
210611511_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (812kB)
Text
210611511_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (382kB)
Text
210611511_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
210611511_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
210611511_Bab 7.pdf

File Pdf (670kB)

Abstract

Bengkel Las Gokko merupakan usaha UMKM yang terletak di Kabupaten Klaten
yang bergerak di bidang manufaktur dengan produknya yaitu pagar besi, pintu,
teralis, dan lain-lain. Usaha di Bengkel Las Gokko ini menerapkan sistem Make To
Order (MTO) yaitu melakukan produksi sesuai dengan pesanan konsumen. Dari
awal berdirinya Bengkel Las Gokko tepatnya awal tahun 2015, prinsip
keselamatan dan kesehatan kerja di bengkel ini tidak diterapkan serta kondisi
lingkungan produksi kerja yang tidak teratur dan tidak dirawat sehingga
menyebabkan kasus kecelakaan kerja. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan
observasi, penelusuran akar masalah, serta wawancara untuk menemukan
penyebab masalah pada kasus kecelakaan kerja.
Berdasarkan pada penelusuran masalah, tinjauan pustaka, dan diskusi dengan
para stakeholder maka tujuan pada penelitian yaitu mengurangi angka kecelakaan
kerja dan menurunkan risiko kecelakaan kerja sebesar 10%. Alternatif solusi yang
terpilih pada penelitian adalah melalui perbaikan tata letak dan penarapan prinsip
keselamatan kerja menggunakan metode gabungan HIRARC dan 5S.
Implementasi menggunakan metode HIRARC ini dilakukan dengan cara
identifikasi risiko bahaya pada setiap departemen produksi, melakukan penilaian
dari setiap risiko bahayayang telah diidentifikasi, menentukan pengendalian risiko
bahaya. Selain itu, metode 5S juga digunakan dalam implementasi untuk
mengatur kondisi lingkungan kerja melalui seiri (pemilahan), seiton (penataan),
seiso (pembersihan), seiketsu (standarisasi), dan shitsuke (pembiasaaan).
Implementasi alternatif solusi terpilih dapat mengurangi kecelakaan kerja sebesar
18,7%. Hasil tersebut melebihi angka harapan dari stakeholder sebesar 10%
sehingga dapat dikatakan tujuan dari penelitian tercapai.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: kecelakaan kerja, risiko kecelakaan kerja, perancangan tata letak, metode HIRARC, metode 5S
Subjects: Teknik Industri > Sistem Kerja
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Date Deposited: 21 Apr 2026 05:41
Last Modified: 21 Apr 2026 05:41
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37094

Actions (login required)

View Item
View Item