Mamengko, Andrew Gabriel and Kyla, Angella Jovina (2025) PERANCANGAN BENDUNG KRASAK DI KECAMATAN TEMPEL, KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
220218947_220219148_Bab 0.pdf
File Pdf (951kB)
220218947_220219148_Bab 1.pdf
File Pdf (177kB)
220218947_220219148_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (346kB)
220218947_220219148_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (590kB)
220218947_220219148_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (701kB)
220218947_220219148_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
220218947_220219148_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (488kB)
220218947_220219148_Bab 7.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (184kB)
220218947_220219148_Bab 8.pdf
File Pdf (2MB)
Abstract
Ketahanan pangan nasional tidak dapat tercapai tanpa dukungan sistem pertanian
yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan. Ketersediaan infrastruktur irigasi menjadi faktor
krusial dalam menjaga keberlanjutan suplai air untuk lahan pertanian, yang berperan
sebagai pilar utama keberhasilan produksi pangan. Bendung, sebagai komponen vital
sistem irigasi, berfungsi mengatur distribusi air, mengendalikan aliran sungai, dan
memastikan ketersediaan air pada berbagai kondisi hidrologis. Oleh karena itu,
perencanaan serta analisis struktur bendung secara tepat diperlukan guna menjamin
keamanan, stabilitas, dan efisiensi operasionalnya. Optimalisasi perencanaan dan
pengelolaan bendung dapat meningkatkan kinerja jaringan irigasi, mempertahankan
produktivitas pertanian, dan memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Bendung Krasak terletak di aliran Kali Krasak, Desa Banyurejo, Kabupaten
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada koordinat 7°41'20.12"S dan 110°16'59.61"E.
Bendung ini berjenis bendung tetap (fixed weir) dengan mercu ogee dan satu intake utama
yang menyalurkan air ke jaringan irigasi seluas ±137,3 hektar. Analisis perencanaan
dilakukan secara komprehensif, mencakup potensi guling (overturning), geser (sliding),
rembesan (piping), gaya angkat (uplift pressure), dan penurunan diferensial (settlement).
Hasil analisis menunjukkan seluruh komponen struktur memenuhi faktor keamanan sesuai
standar perencanaan, sehingga bendung dinyatakan stabil, aman, dan layak untuk operasi
optimal dalam mendukung ketahanan pangan regional maupun nasional.
Pembangunan Bendung Krasak direncanakan dengan estimasi biaya
Rp3.078.385.291,83 dan durasi 252 hari kalender, dimulai 1 April 2026 hingga selesai.
Lingkup pekerjaan meliputi persiapan, saluran pengelak sementara, fondasi, dinding
penahan tanah (DPT) hulu dan hilir, pilar bendung, bendung utama, serta kolam olak.
Dengan perencanaan teknis, jadwal, dan anggaran yang tersusun sistematis, proyek ini
diharapkan dapat menghasilkan infrastruktur tangguh, efisien, dan berkelanjutan untuk
mendukung sistem irigasi dan memperkuat ketahanan pangan wilayah.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ketahanan pangan, bendung tetap, mercu ogee, struktur hidrolik, irigasi pertanian, analisis kestabilan, biaya, waktu, Sleman, Yogyakarta. |
| Subjects: | Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Hidro Sipil > Hidro Sipil > Struktur Sipil > Struktur |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 06:35 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 06:35 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37058 |
