Damaris, Nareswari and Pradana, Emanuel Adhiya Putra (2025) PERENCANAAN REAKTIVASI JALUR KERETA API AMBARAWA - KEDUNGJATI. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
220218939_220219026_Bab 0.pdf
File Pdf (1MB)
220218939_220219026_Bab 1.pdf
File Pdf (711kB)
220218939_220219026_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (831kB)
220218939_220219026_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
220218939_220219026_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
220218939_220219026_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (923kB)
220218939_220219026_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (14MB)
220218939_220219026_Bab 7.pdf
File Pdf (15MB)
Abstract
Transportasi merupakan sistem perpindahan manusia, baranng, maupun jasa
dari satu tempat ke tempat lain dengan tujuan mendukung mobilitas dan aktivitas
kehidupan. Salah satu moda Transportasi darat yang paling efisien dan
berkelanjutan adalah kereta api. Kereta api merupakan moda berbasis rel yang
mampu mengangkut penumpang maupun barang dengan kapasitas besar, konsumsi
energi lebih hemat dibanding moda jalan, serta tingkat keselamatan tinggi apabila
ditunjang infrastruktur yang baik. Kereta api juga berperan penting dalam
mendorong konektivitas antarwilayah, mengurangi kemacetan, dan menekan emisi
karbon, sehingga menjadi bagian utama dalam pengembangan transportasi ramah
lingkungan dan pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Proyek reaktivasi jalur kereta Ambarawa - Kedungjati merupakan inisiatif
strategis untuk menghidupkan kembali koridor rel bersejarah di Jawa Tengah yang
sudah lama tidak beroperasi. Ruang lingkup proyek mencakup pemulihan segmen
rel eksisting, pembangunan rel baru pada titik dengan kerusakan total, perbaikan
struktur pendukung seperti jembatan dan gorong-gorong, peningkatan sistem
drainase, serta evaluasi dan penyesuaian geometri line agar memenuhi standar
keselamatan dan operasional modern. Selain aspek teknis, reaktivasi juga
mempertimbangkan integrasi tata guna lahan di sekitar kawasan stasiun guna
memperkuat aksesibilitas multimoda serta mendukung potensi pertumbuhan
kawasan berbasis transportasi rel.
Pelaksanaan proyek ini diharapkan memberikan dampak signifikan,
terutama dalam meningkatkan mobilitas masyarakat di sepanjang koridor jalur ini.
Dapat membuka kembali akses transportasi yang lebih cepat dan efisien yang
mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Keberadaan jalur rel aktif berpotensi
menciptakan simpul pertumbuhan baru, memperkuat sektor UMKM, serta
meningkatkan potensi wisata heritage railway yang dapat menjadi nilai tambah
kawasan. Pergeseran preferensi moda dari kendaraan jalan ke kereta api juga
diproyeksikan mampu berkontribusi pada pengurangan emisi dan mendukung
target pembangunan transportasi hijau di Indonesia.
Penelitian ini menegaskan bahwa reaktivasi jalur kereta api tidak hanya
berfokus pada pemasangan kembali rel, tetapi juga mencakup revitalisasi sistem
ruang, struktur pendukung, serta keberlanjutan manfaat bagi wilayah dan
masyarakat. Keberhasilan proyek diukur dari kelaikan konstruksi, keselamatan
operasional, dan dampak positif jangka panjang yang dirasakan oleh pengguna serta
pemangku kepentingan. Dengan perencanaan dan eksekusi yang tepat, koridor
Ambarawa - Kedungjati diharapkan kembali menjadi tulang punggung konektivitas
regional yang bernilai historis, inklusif, dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Reaktivasi Jalur Kereta, Transportasi, Kereta Api |
| Subjects: | Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Transportasi Sipil > Transportasi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 06:27 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 06:27 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37057 |
