Wiyono, Debora Yuliana Ardi and Christama, Gloria Devany (2026) PERENCANAAN GEDUNG KANTOR KESEHATAN 4 LANTAI CABANG PANGKAL PINANG. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
220218940 220218949_Bab 0.pdf
File Pdf (571kB)
220218940 220218949_Bab 1.pdf
File Pdf (455kB)
220218940 220218949_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
220218940 220218949_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
220218940 220218949_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (5MB)
220218940 220218949_Bab 5.pdf
File Pdf (6MB)
Abstract
Proyek perencanaan Gedung Kantor Kesehatan 4 Lantai Cabang Pangkal Pinang
berlokasi di Kota Pangkal Pinang dan dirancang sebagai gedung perkantoran yang
berfungsi untuk mendukung operasional lembaga kesehatan. Bangunan terdiri atas dua
massa utama, yaitu Gedung A yang memiliki empat lantai termasuk satu basement dengan
tinggi total 15,10 meter, serta Gedung B yang memiliki dua lantai dengan tinggi 7,95
meter. Perencanaan struktur dilakukan dengan mengacu pada ketentuan standar nasional,
meliputi SNI 1726:2019 untuk ketahanan gempa, SNI 1727:2020 untuk beban minimum,
SNI 2847:2019 untuk struktur beton bertulang, SNI 1729:2020 untuk struktur baja, serta
SNI 8460:2017 untuk perancangan geoteknik. Seluruh elemen struktur dirancang agar
aman terhadap pembebanan gravitasi maupun beban lateral gempa.
Pada struktur bawah, perencanaan diawali dengan interpretasi data tanah dari
hasil uji SPT dan CPT. Analisis daya dukung tanah menunjukkan bahwa fondasi dangkal
tidak dapat digunakan terutama pada Gedung B, karena nilai daya dukung izin (qa) lebih
kecil dibandingkan beban aksial terbesar pada kolom. Oleh karena itu, digunakan fondasi
dalam berupa bored pile. Desain fondasi dilakukan menggunakan metode ASD
(Allowable Stress Design) dengan mempertimbangkan kapasitas ujung, kapasitas friksi
selimut, faktor keamanan, serta konfigurasi kelompok pile. Pemilihan konfigurasi pile
cap didasarkan pada variasi beban masing-masing kolom dan analisis gaya dalam dari
hasil pemodelan ETABS. Selain itu, perencanaan mencakup analisis penurunan segera,
penurunan konsolidasi, serta perhitungan total penurunan. Pemeriksaan potensi likuifaksi
dilakukan berdasarkan data CPT dan SPT menggunakan metode Boulanger dan Idriss,
yang menunjukkan bahwa kondisi tanah berpasir pada beberapa lapisan memiliki potensi
likuifaksi sehingga harus diperhitungkan dalam desain fondasi. Dinding penahan tanah
dengan ketebalan 300 mm juga direncanakan untuk area basement, mencakup analisis
stabilitas, gaya lateral tanah, serta kebutuhan tulangan pada pelat fondasi dinding.
Secara keseluruhan, hasil perencanaan menunjukkan bahwa struktur gedung telah memenuhi syarat kekuatan, kestabilan, dan keamanan untuk digunakan sebagai gedung perkantoran tahan gempa. Perencanaan struktur atas dan bawah telah dilakukan secara komprehensif berdasarkan SNI yang berlaku, sehingga desain akhir dinilai aman dan layak untuk dilaksanakan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perencanaan, struktur, fondasi, SRPMK. |
| Subjects: | Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Manajemen Konstruksi Sipil > Struktur Sipil > Struktur |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 04:37 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 04:37 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37048 |
