Ayu, Karolina Gusti (2026) PERILAKU GESER BALOK BETON BERTULANG DENGAN PERKUATAN GEOGRID BIAKSIAL. Masters thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Karolina Gusti Ayu)
235119710_Bab 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text
235119710_Bab 1.pdf

File Pdf (381kB)
Text
235119710_Bab 2.pdf

File Pdf (402kB)
Text
235119710_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (543kB)
Text
235119710_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
235119710_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (923kB)
Text
235119710_Bab 6.pdf

File Pdf (1MB)

Abstract

Masalah kegagalan geser pada balok beton bertulang menjadi isu penting
dalam desain struktur, khususnya pada bangunan yang menerima beban lateral atau
dinamis seperti gempa. Sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan ketahanan
dan daktilitas elemen struktur terhadap beban tersebut. Dalam upaya meningkatkan
kapasitas geser dan daktilitas balok, diperlukan inovasi alternatif perkuatan yang
lebih efektif dan mudah diaplikasikan di lapangan. Salah satu material yang
berpotensi digunakan adalah geogrid biaksial, yang selama ini lebih umum
digunakan pada perkuatan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh
mana pengaruh penggunaan geogrid biaksial sebagai perkuatan tambahan terhadap
perilaku geser balok beton bertulang.
Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan
menguji tiga buah balok beton bertulang berukuran 1500 × 120 × 240 mm yang
dibebani secara dua titik. Variasi benda uji terdiri dari balok tanpa perkuatan
geogrid (SB), balok dengan satu lapisan geogrid (SG1), dan balok dengan dua
lapisan geogrid (SG2). Selain pengujian eksperimental, analisis numerik juga
dilakukan melalui pemodelan balok menggunakan bantuan perangkat lunak Abaqus
untuk memverifikasi hasil pengujian dan memahami perilaku internal struktur
secara lebih mendalam. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis
pengaruh jumlah lapisan geogrid terhadap kapasitas geser, daktilitas, serta pola
retak yang terjadi pada balok beton bertulang dengan konfigurasi tulangan geser
standar.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan geogrid biaksial
memberikan peningkatan signifikan terhadap kapasitas beban maksimum. Balok
SG1 dan SG2 menunjukkan peningkatan kapasitas beban dibandingkan balok SB,
dengan SG2 menunjukkan performa paling unggul. Selain itu, distribusi retak pada
balok dengan geogrid tampak berkembang lebih lambat dan menyebar, yang
menandakan bahwa geogrid berperan dalam memperlambat perambatan keretakan.
Hasil pemodelan numerik menggunakan Abaqus menunjukkan perbedaan yang
relatif kecil terhadap hasil pengujian eksperimental, sehingga mengindikasikan
bahwa model numerik mampu merepresentasikan perilaku aktual balok secara
akurat. Temuan ini mendukung potensi pemanfaatan geogrid sebagai elemen
tambahan dalam sistem tulangan geser balok beton bertulang.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: balok beton bertulang, kuat geser, geogrid biaksial, pembebanan dua titik, kapasitas beban
Subjects: Magister Teknik Sipil > Struktur
Divisions: Pasca Sarjana > Magister Teknik Sipil
Date Deposited: 07 Apr 2026 04:41
Last Modified: 07 Apr 2026 04:41
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/37017

Actions (login required)

View Item
View Item