Adinata, Rio Surya (2026) KETERKAITAN NILAI INTEGRASI JALAN DENGAN PERUBAHAN FASAD BANGUNAN INDISCHE DI JALAN SUROTO DAN JALAN FARIDAN M. NOTO, KAWASAN CAGAR BUDAYA KOTABARU YOGYAKARTA. Masters thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
235419716_Bab 0.pdf
File Pdf (1MB)
235419716_Bab 1.pdf
File Pdf (579kB)
235419716_Bab 2.pdf
File Pdf (407kB)
235419716_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (773kB)
235419716_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (661kB)
235419716_Bab 5.pdf
File Pdf (688kB)
Abstract
Kawasan Cagar Budaya Kotabaru Yogyakarta merupakan kawasan bersejarah yang
dirancang sebagai garden city kolonial dan didominasi oleh bangunan bergaya arsitektur
Indische. Kawasan ini memiliki nilai historis dan arsitektural yang tinggi, khususnya pada
koridor Jalan Suroto dan Jalan Faridan M. Noto. Namun, dalam perkembangannya, bangunan-
bangunan di kawasan ini mengalami perubahan fasad yang cukup signifikan akibat pergeseran
fungsi, tekanan ekonomi, dan tuntutan komersialisasi, yang berpotensi mengancam karakter
serta identitas Kawasan Cagar Budaya Kotabaru.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah terdapat keterkaitan antara nilai
integrasi jalan dengan perubahan fasad bangunan Indische di Kawasan Cagar Budaya
Kotabaru. Metode yang digunakan adalah mixed methods, dengan pendekatan kualitatif
melalui observasi lapangan dan wawancara, serta pendekatan kuantitatif melalui analisis space
syntax untuk memperoleh nilai integrasi jalan dan perhitungan persentase perubahan fasad
bangunan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai integrasi jalan tidak memiliki keterkaitan
yang signifikan apabila perubahan fasad dilihat secara keseluruhan bangunan. Namun
demikian, ditemukan adanya keterkaitan antara nilai integrasi jalan dengan perubahan fasad
pada elemen tertentu, khususnya pada fasad lantai 1 dan lantai 2. Penelitian ini juga
menunjukkan bahwa semakin rendah nilai integrasi jalan, semakin tinggi tingkat perubahan
fasad bangunan Indische, terutama pada bangunan yang mengalami alih fungsi menjadi komersial.
Temuan ini mengindikasikan bahwa konfigurasi spasial jaringan jalan berperan dalam memengaruhi tekanan perubahan fasad bangunan heritage, meskipun tidak secara langsung
pada keseluruhan tampilan bangunan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam perumusan strategi konservasi arsitektur berbasis karakter spasial kawasan, khususnya dalam pengelolaan dan revitalisasi Kawasan Cagar Budaya Kotabaru Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Arsitektur Indische, perubahan fasad, integrasi jalan, Kawasan Cagar Budaya Kotabaru, space syntax, konservasi arsitektur. |
| Subjects: | Magister Teknik Arsitektur > Digital Arsitektur |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Magister Teknik Arsitektur |
| Date Deposited: | 31 Mar 2026 04:09 |
| Last Modified: | 31 Mar 2026 04:09 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36997 |
