Jaya, Habibie (2026) IMPLEMENTASI EKONOMI HIJAU MELALUI PENERAPAN PAJAK KARBON UNTUK MEWUJUDKAN VISI PEMBANGUNAN INDONESIA TAHUN 2045. Masters thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Habibie Jaya)
245215746_Bab 0.pdf

File Pdf (418kB)
Text
245215746_Bab 1.pdf

File Pdf (398kB)
Text
245215746_Bab 2.pdf

File Pdf (419kB)
Text
245215746_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (281kB)
Text
245215746_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (355kB)
Text
245215746_Bab 5.pdf

File Pdf (353kB)

Abstract

Transformasi menuju ekonomi hijau merupakan agenda strategis dalam
menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan yang semakin
kompleks. Indonesia, sebagai negara berkembang dan anggota G20, menghadapi
tantangan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menurunkan emisi gas
rumah kaca guna mewujudkan Visi Pembangunan Indonesia Emas 2045. Salah satu
instrumen kebijakan yang digunakan pemerintah adalah penerapan pajak karbon
sebagai bagian dari kebijakan fiskal hijau. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis sejauh mana penerapan pajak karbon mencerminkan prinsip-prinsip
ekonomi hijau serta menilai efektivitasnya dalam menekan emisi gas rumah kaca
dan meningkatkan penerimaan negara tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi
nasional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan
pendekatan yuridis-deskriptif. Data yang digunakan berupa bahan hukum primer
dan sekunder, meliputi peraturan perundang-undangan, dokumen kebijakan,
literatur ilmiah, serta publikasi lembaga nasional dan internasional yang relevan.
Analisis dilakukan secara kualitatif dengan menelaah keterkaitan antara regulasi
pajak karbon, prinsip ekonomi hijau, tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s),
serta arah pembangunan nasional berdasarkan Undang-Undang Nomor 59 Tahun
2024 tentang RPJPN 2025–2045. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan
pajak karbon di Indonesia secara normatif telah mencerminkan prinsip ekonomi
hijau, khususnya melalui internalisasi eksternalitas lingkungan, penerapan prinsip
polluter pays, serta integrasi kebijakan fiskal dengan perlindungan lingkungan.
Namun, efektivitas kebijakan ini masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain
keterbatasan cakupan sektor, rendahnya tarif awal, kesiapan sistem pengukuran
emisi, serta koordinasi kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan desain
kebijakan, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan pemanfaatan penerimaan pajak
karbon secara transparan untuk mendukung transisi energi yang adil. Dengan
optimalisasi tersebut, pajak karbon berpotensi menjadi instrumen hukum dan fiskal
strategis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan pencapaian Visi
Indonesia Emas Tahun 2045.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Ekonomi Hijau; Pajak Karbon; Pembangunan Indonesia;
Subjects: Magister Ilmu Hukum > Hukum Bisnis
Divisions: Pasca Sarjana > Magister Ilmu Hukum
Date Deposited: 30 Mar 2026 04:38
Last Modified: 30 Mar 2026 04:38
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36989

Actions (login required)

View Item
View Item