Satyanugraha, Gabriel Sergio Dante (2025) PERTANGGUNGJAWABAN NEGARA ISRAEL TERHADAP PEMBUNUHAN JURNALIS ANAS AL-SHARIF DALAM KONFLIK PALESTINA-ISRAEL. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
220514571_Bab 0.pdf
File Pdf (717kB)
220514571_Bab 1.pdf
File Pdf (424kB)
220514571_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (216kB)
220514571_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (523kB)
220514571_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (682kB)
220514571_Bab 5.pdf
File Pdf (380kB)
Abstract
Legal memorandum yang berjudul “Pertanggungjawaban Negara Israel terhadap
Pembunuhan Jurnalis Anas Al-Sharif dalam Konflik Palestina-Israel” merupakan
legal memorandum yang mengangkat peristiwa pembunuhan Anas Al-Sharif oleh
militer Israel pada 10 Agustus 2025 pada Konflik Palestina-Israel. Isu yang dibahas
pada legal memorandum ini berkenaan dengan dalil Israel bahwa Anas Al-Sharif
merupakan seorang anggota kelompok milisi Hamas, sehingga menjadikannya
sebagai sasaran perang yang sah. Dengan adanya peristiwa pembunuhan terhadap
Anas Al-Sharif, diajukan pertanyaan hukum yaitu mengapa negara Israel harus
bertanggungjawab terhadap pembunuhan pembunuhan jurnalis Anas Al-Sharif.
Pertanyaan hukum dijawab menggunakan bahan hukum primer seperti perjanjian
internasional, hukum kebiasaan internasional, prinsip hukum internasional, putusan
mahkamah internasional dan bahan hukum sekunder berupa komentar terhadap
konvensi internasional dan pendapat dari ahli hukum. Legal memorandum ini telah
mengungkapkan bahwa Anas Al-Sharif merupakan warga sipil dalam hukum
humaniter internasional. Dengan adanya kedudukan hukum Anas Al-Sharif sebagai
warga sipil, pihak militer Israel telah melakukan pelanggaran hukum humaniter
yang utamanya merupakan penyerangan dan pembunuhan terhadap warga sipil.
Israel sendiri memiliki pertanggungjawaban berdasarkan hukum internasional karena perbuatan militer Israel sebagai alat negara diatribusikan
pertanggungjawabannya terhadap Israel. Meskipun penuntutan
pertanggungjawaban masih susah untuk dilaksanakan akibat konflik yang masih berlanjut, perumusan pertanggungjawaban tetap menjadi penting sebagai bentuk
perlindungan hak asasi manusia. Legal memorandum ini memberikan rekomendasi utamanya terhadap pemulihan nama baik Anas Al-Sharif sebagai seorang jurnalis.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertanggungjawaban Negara, Hukum Humaniter, Jurnalisme, Prnsip Pembedaan dan Konflik Bersenjata |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hubungan Internasional |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 17 Mar 2026 02:33 |
| Last Modified: | 17 Mar 2026 02:33 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36918 |
