Perangin Angin, Elfin Majando (2026) BIAYA ADAT BUDAYA PERKAWINAN DAN KONDISI SOSIAL EKONOMI KELUARGA DI KABUPATEN KARO SUMATRA UTARA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
201125798_Bab 0.pdf
File Pdf (768kB)
201125798_Bab 1.pdf
File Pdf (817kB)
201125798_Bab 2.pdf
File Pdf (721kB)
201125798_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (809kB)
201125798_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
201125798_Bab 5.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji peran adat perkawinan Karo, khususnya erjabu,
terhadap kondisi Sosial Ekonomi Keluarga masyarakat di Desa Lau Garut,
Kabupaten Karo. Tradisi perkawinan yang memerlukan biaya besar seperti
tukur/sinamot, nganting manuk, dan kerja adat sering kali menjadi beban bagi
masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani. Metode yang digunakan
adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi
dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73,3% responden merasa biaya
adat mengganggu ekonomi keluarga. Responden yang terbebani cenderung
bergantung pada bantuan orang tua atau berutang. Selain itu, mereka yang merasa
terbebani umumnya tidak setuju jika adat tetap dilaksanakan dalam bentuk yang
berlaku saat ini. Penelitian menyimpulkan bahwa adat perkawinan Karo
berkontribusi terhadap tekanan ekonomi rumah tangga dan berpotensi
memperkuat pengurangan kondisi Sosial Ekonomi Keluarga apabila tidak
disesuaikan dengan kondisi masyarakat.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Adat Karo, Erjabu, Biaya Adat, Sosial Ekonomi. |
| Subjects: | Ilmu Ekonomi > Pembangunan |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Ilmu Ekonomi |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 03:25 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 03:25 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36808 |
