Bella, Wilhelmina Fernanda Deanna (2025) ANALISIS BENEISH M-SCORE DALAM MENDETEKSI MANIPULASI LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN KONSTRUKSI BEI : STUDI KOMPERATIF MASA PANDEMI DAN SETELAH PANDEMI. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
210426567_Bab 0.pdf
File Pdf (449kB)
210426567_Bab 1.pdf
File Pdf (463kB)
210426567_Bab 2.pdf
File Pdf (558kB)
210426567_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (572kB)
210426567_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (502kB)
210426567_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (408kB)
210426567_Bab 6.pdf
File Pdf (447kB)
Abstract
Laporan keuangan merupakan penyajian informasi penting yang
menggambarkan kondisi keuangan dan kinerja perusahaan dalam satu periode, serta
menjadi dasar dalam pengambilan keputusan ekonomi. Namun, praktik kecurangan
laporan keuangan masih sering terjadi, khususnya pada sektor konstruksi yang
memiliki risiko tinggi dan struktur proyek yang kompleks. Kasus manipulasi
laporan keuangan PT Waskita karya (Persero) Tbk yang terbukti melakukan
rekayasa data sejak tahun 2016 menunjukkan urgensi deteksi dini kecurangan,
terlebih pada masa pandemi COVID-19 yang memberikan tekanan signifikan
terhadap kondisi keuangan perusahaan akibat pembatasan aktivitas dan
terganggunya operasional proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta
membandingkan potensi manipulasi laporan keuangan pada masa pandemi (2020-
2022) dan setelah pandemi (2023-2024) dengan menggunakan model Beneish M-
Score yang terdiri atas delapan rasio, yaitu DSRI, GMI, AQI, SGI, DEPI,SGAI,
KVGI, dan TATA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata Beneish M-Score pada
masa pandemi sebesar -2,195 dan setelah pandemi sebesar -2,127. Kedua nilai
tersebut berada di atas ambang batas Beneish (-2,22), yang mengindikasikan bahwa
secara umum perusahaan konstruksi dalam sampel memiliki kecenderungan
terindikasi manipulasi laporan keuangan baik saat pandemi maupun setelah
pandemi. Nilai rata-rata M-Score setelah pandemi yang lebih tinggi menunjukkan
adanya peningkatan kecenderungan indikasi manipulasi laporan keuangan pada
periode pemulihan ekonomi, meskipun hasil tersebut masih bersifat indikatif dan
bukan merupakan bukti pasti terjadinya kecurangan. Dari 20 perusahaan, terdapat
11 perusahaan yang mengalami penurunan nilai M-Score dan 9 perusahaan
mengalami peningkatan nilai M-Score. Namun, hasil uji Wilcoxon menunjukkan
nilai Asymp. Sig. sebesar 0,204 (> 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak
terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara indikasi manipulasi
laporan keuangan pada masa pandemi dan setelah pandemi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Manipulasi laporan keuangan, Beneish M-Score, Perusahaan konstruksi, Pandemi COVID-19, Bursa Efek Indonesia |
| Subjects: | Akuntansi > Auditing dan Sistem Informasi |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Akuntansi |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 03:05 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 03:05 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36772 |
