Putranto, Laurentius Dean (2025) IMPLEMENTASI DAN REDUKSI WASTE DALAM UPAYA MENGURANGI WAKTU PRODUKSI. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Laurentius Dean Putranto)
200610551_Bab 0.pdf

File Pdf (322kB)
Text
200610551_Bab 1.pdf

File Pdf (746kB)
Text
200610551_Bab 2.pdf

File Pdf (654kB)
Text
200610551_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (683kB)
Text
200610551_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (592kB)
Text
200610551_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (819kB)
Text
200610551_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (975kB)
Text
200610551_Bab 7.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
200610551_Bab 8.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (315kB)
Text
200610551_Bab 9.pdf

File Pdf (552kB)

Abstract

UMKM Hart Furniture merupakan salah satu usaha yang bergerak dalam industri
manufaktur. UMKM Hart Furniture merupakan sebuah usaha yang didirikan oleh
Okky pada tahun 2020. UMKM ini memproduksi berbagai jenis interior furniture
seperti rak lemari, meja kantor, kursi, dan lemari pakaian. Berdasarkan hasil
wawancara dengan stakeholder, produk yang paling banyak terjual pada usaha ini
adalah meja kantor. UMKM Hart Furniture mengalami permasalahan yang ingin
difokuskan adalah mengenai waktu produksi yang menjadi lebih lama dikarenakan
adanya hambatan produksi sehingga terjadinya keterlambatan produksi. Pada
UMKM Hart Furniture ini ditemukan 3 jenis waste, yaitu waste motion,
transportation, dan defects. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi waktu
produksi sebesar 5% dengan meminimalkan hambatan yang ada pada UMKM
Hart Furniture agar mengantisipasi terjadinya keterlambatan produksi.
Pada permasalahan yang ingin diselesaikan, peneliti melakukan pencatatan data
waktu siklus, menentukan waktu baku, pembuatan PAM untuk mengidentifikasi
waste atau hambatan apa saja yang ada pada proses produksi. Proses untuk
menyelesaikan permasalahan ini menggunakan metode studi waktu, Process
Activity Mapping (PAM), dan 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke).
Setelah itu, melakukan perancangan serta pembuatan SOP dengan menggunakan
metode 5S.
Hasil yang didapatkan adalah sebelum dilakukannya perbaikan didapatkan waktu
produksi keseluruhan sebesar 8986,59 detik atau 149,78 menit sedangkan setelah
dilakukannya perbaikan didapatkan waktu produksi sebesar 8518,79 detik 141,98
menit. Perubahan waktu produksi yang terjadi dari sebelum dan setelah
dilakukannya perbaikan berupa sebesar 467,8 detik atau 8 menit. Hasil
perbandingan waktu produksi sebelum dan sesudah dilakukannya perbaikan serta
dengan adanya perubahan penurunan waktu produksi yang telah didapat maka
pengurangan waktu produksi sebesar 5% sudah terpenuhi.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Teknik Industri > Produksi
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Date Deposited: 29 Jan 2026 04:27
Last Modified: 29 Jan 2026 04:27
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36509

Actions (login required)

View Item
View Item