Effendi, Clarissa Engicia (2025) DESAIN FASILITAS REKREASI EDUKASI ALAM PADA TAMAN WISATA ALAM SORONG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BERKELANJUTAN. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Clarissa Engicia Effendi)
210118500_Bab 0.pdf

File Pdf (555kB)
Text
210118500_Bab 1.pdf

File Pdf (1MB)
Text
210118500_Bab 2.pdf

File Pdf (722kB)
Text
210118500_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (3MB)
Text
210118500_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text
210118500_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (5MB)
Text
210118500_Bab 6.pdf

File Pdf (42MB)

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keanekaragaman hayati dan
sumber daya alam, dengan banyak kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis
tinggi. Salah satu kawasan yang memiliki potensi besar adalah Taman Wisata Alam
(TWA) Sorong yang terletak di Papua Barat Daya. Kawasan ini menyimpan kekayaan
flora dan fauna khas Papua serta bentang alam yang masih alami, sehingga
menjadikannya sebagai aset penting dalam upaya pelestarian lingkungan dan
pengembangan pariwisata berkelanjutan. Namun, di tengah potensinya, berbagai
kawasan wisata alam di Indonesia, termasuk TWA Sorong, menghadapi tantangan
serius berupa degradasi lingkungan. Hal ini disebabkan oleh praktik pengelolaan yang
belum sepenuhnya menerapkan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan, seperti
pengelolaan limbah yang buruk, kurangnya infrastruktur yang ramah lingkungan, serta
minimnya kesadaran pengunjung terhadap pentingnya konservasi alam.
Sebagai kawasan konservasi, TWA Sorong perlu dikembangkan secara strategis
agar dapat berfungsi optimal sebagai destinasi ekowisata. Konsep pengembangan ini
tidak hanya difokuskan pada aspek rekreasi, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan
masyarakat lokal, pelestarian budaya, serta penyediaan fasilitas edukasi yang informatif
dan interaktif mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam Papua. Melalui
perancangan fasilitas rekreasi dan edukasi alam, TWA Sorong dapat menjadi sarana
pembelajaran lingkungan hidup yang menarik dan inspiratif, khususnya bagi generasi
muda dan wisatawan yang memiliki minat terhadap ekowisata.
Pengembangan ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap
peningkatan ekonomi masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata, tetapi juga
memperkuat nilai-nilai sosial dan budaya lokal yang selama ini kurang terekspos.
Dengan mengintegrasikan pendekatan arsitektur berkelanjutan dan nilai-nilai lokal
Papua Barat dalam desain bangunan, fasilitas yang dirancang akan mencerminkan
identitas budaya setempat serta beradaptasi dengan kondisi alam yang ada. Hal ini
sejalan dengan fungsi TWA sebagai kawasan konservasi, di mana kegiatan pariwisata
dan edukasi dilakukan secara selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Dengan
demikian, pengembangan TWA Sorong dapat menjadi contoh nyata penerapan
pariwisata berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi,
tetapi juga menjunjung tinggi aspek ekologi, sosial, dan budaya Papua Barat Daya.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Rekreasi , Edukasi , Taman Wisata Alam , Arsitektur Berkelanjutan ,Sorong
Subjects: Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Date Deposited: 19 Jan 2026 07:24
Last Modified: 19 Jan 2026 07:24
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36417

Actions (login required)

View Item
View Item