Susilo, Yuvensius Sri and Krisnadewara, Petrus Didit STRATEGI SURVIVAL INDUSTRI ROKOK KRETEK DI JAWA TENGAN DALAM MENGHADAPI REGULASI KANDUNGAN NIKOTIN DAN TAR (PP NO. 81 TAHUN 1999) (2004). [Research] (Unpublished)

Text (Drs. Y. Sri Susilo, M.Si. dan Drs. P. Didit Krisnadewara, MM.)
Sri Susilo_2004_0001.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (13MB)

Abstract

Tujuan dari penelitian atau studi ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis strategi survival yang telah disiapkan dan diterapkan oleh perusahaan-perusahaan rokok kretek di Jawa Tengah dalam menghadapi regulasi kadar kandungan nikotin dan tar dalarn rokok kretek (PP No. 81 Tahun 1999). Metode Penelitian yang digunakan adalah dengan penyebaran kuesioner, wawancara mendalam dan survei literatur.
Temuan dari riet ini adalah strategi survival untuk menghadapi penerapan PP No. 81 Tahun 1999 (jucto PP No. 36 Tahun 2000) ternyata sebagian besar responden menyatakan tidak menyiapkan strategi. Sebanyak 35 perusahaan (87,5%) tidak menyiapkannya, hanya sebanyak 5 responden (12,5%) yang menyiapkan strategi untuk itu.
Bagi perusahaan yang tidak menyiapkan diri dapat diduga merupakan perusahaan yang berskala menengah ke bawah. Beberapa alasan yang muncul di lapangan antara lain: (1) teknologi untuk mengurangi kandungan nikotin dan tar relatif mahal, (2) menunggu dan melihat situasi (wait and see), (3) keunggulan produk rokok kretek justru pada tingginya kandungan nikotin dan tar, sehingga mempunyai cita rasa yang khas, (4) menyatakan pasrah, dan jika perlu menutup perusahaannya.
Bagi perusahaan yang telah menyiapkan strategi, maka ada beberapa teknologi yang telah diketahuinya untuk mengurangi kandungan nikotin dan tar dalam rokok kretek. Teknologi yang mereka ketahui untuk mengurangi kadar tar dan nikotin dalam setiap batang rokok kretek adalah: (1) mengurangi besarnya ukuran rokok, (2) memperpendek panjang rokok, (3) membuat perforasi atau lubang pada ujung filter dengan teknologi laser, (4) perforasi pada filter dengan teknologi bukan laser, (5) membuat campuran tembakau dengan komposisi tembakau rendah nikotin (impor) lebih banyak, dan (6) mengurangi jumlah cengkeh dalam komposisi campuran bahan baku.

Item Type: Research
Uncontrolled Keywords: strategi survival, nikotin dan tar, industri rokok kretek
Subjects: Ilmu Ekonomi > UKM
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ilmu Ekonomi
Date Deposited: 24 Nov 2025 07:15
Last Modified: 24 Nov 2025 07:15
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36015

Actions (login required)

View Item
View Item