Linggo, JF. Soandrijanie PENGARUH LAMA PENYIMPANAN ASPAL TERHADAP NILAI MARSHALL BETON ASPAL (2008). [Research] (Unpublished)
Soandrijanie Linggo_2008_0001.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (12MB)
Abstract
Aspal untuk lapis aspal beton harus terdiri dari salah satu aspal keras penetrasi 60/70 atau 80/100, tetapi setelah dilakukan penelitian di laboratorium ternyata aspal semen yang yang biasa digunakan pada proyek jalan di Yogyakarta adalah aspal semen penetrasi 40/50. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian bagaimana karakteristik marshall beton aspal dari ketiga penetrasi tersebut dan seberapa besar perubahan nilai marshall campuran beton aspal bila aspal tersebut disimpan selama 6 bulan.
Dalam penelitian ini tiap benda uji dibuat duplo dengan 5 variasi kadar aspal (5.5%, 6%, 6,5%, 7%, 7,5%) dari aspal yang masih baru dan yang sudah disimpan 6 bulan. Aspal yang digunakan dalam penelitian adalah aspal penetrasi 40/50, 60/70, dan 80/100 yang mana aspal penetrasi 60/70 dan 80/100 dibuat dari penetrasi 40/50. Penyimpanan aspal dilakukan setelah aspal tersebut diuji dan memenuhi syarat Petunjuk Pelaksanaan Lapis Aspal Beton Untuk Jalan Raya, SKBI-2.4.26.1987.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan kadar aspal 7,5%, penyimpanan aspal selama 6 bulan menghasilkan nilai marshall yang lebih baik daripada yang belum disimpan. Namun demikian penyimpanan aspal sebaiknya tidak lebih dari 6 bulan karena nilai marshall akan semakin kecil yang dapat mengakibatkan campuran menjadi lebih plastis, sehingga perkerasan dapat mengalami deformasi yang cukup besar saat menerima beban lalu lintas.
| Item Type: | Research |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | aspal beton, karakteristik marshall, penetrasi |
| Subjects: | Sipil > Transportasi Sipil > Transportasi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 24 Nov 2025 07:02 |
| Last Modified: | 24 Nov 2025 07:02 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36009 |
