Fatimah, Siti and Purnamasari, Poei Eliza and Sulistyawati, V. Yenni KERUSAKAN JEMBATAN AKIBAT LAHAR DINGIN GUNUNG MERAPI: STUDI KASUS DI KABUPATEN SLEMAN (2011). [Research] (Unpublished)

Text (Ir. Siti Fatimah, MS., Ir. P. Eliza Purnamasari, M. Eng., dan Ir. V. Yenni Sulistyawati, MT.)
Siti Fatimah_2011_0001.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (14MB)

Abstract

Letusan Gunung Merapi yang terakhir tahun 2010, telah menunjukkan adanya perubahan tipe letusan, dari tipe Merapi mengarah kepada tipe Letusan Gunung Pelee. Akibatnya jarak, ketinggian letusan dan batas bahaya menjadi berubah. Dampak peribahan ini adalah awan panas yang menjangkau desa-desa yang semula jarang dilewati. Bahaya yang kemudian timbul setelah letusan adalah aliran lahar dingin pada musim hujan. Timbunan yang ada pada tahun 2011 ini adalah sekitar 150 juta m yang pada bajan deras dengan waktu uang lama akan meluncur dengan cepat sebagai aliram debris pada kemiringan lereng yang curam, sehingga bangunan sepanjang sungai dapat terkena dampaknya
Penelitian ini meneliti kerusakan jembatan akibat aliran lahar dingin yang mengalir turun dari puncak Merapi saat hujan deras. Hal yang menarik untuk dikaji adalah banyaknya Sabo dam di lareng Merapi yang juga difungsikan sebagai jembatan untuk menghubungkan desa pada dua sisi sungai. Sabo dam umumnya mempunyai lebar 3m dan terbuat dari pasangan batu sampai dasar sungai dengan diberi pelimpah di atasnya. Tujuan dari Sabo dam adalah untuk menahan dan menampung lahar dingin agar tidak sampai ke Kota Yogya
Hasil penelitian menujukkan bahwa jumlah Sabo dam yang dimanfaatkan untuk jembatan ada 29 buah dan jembatan lalulintas biasa ada 16 buah. Kermakan jembatan yang diperiksa I buah jembatan tertimbun (tidak dapat dianalisis karena belum digali), 7 buah rusak berat (runtuh dan terbawa aliran debris), 7 buah rusak sedang (sayap/pilar/pangkal jembatan terkikis) dan 30 buah rusak ringan.
Jembatan Sabo dam secara umum cukup aman, karena lebar yang cukup dan direncanakan dapat menahan penggulingan, penggeseran oleh aliran debris.

Item Type: Research
Uncontrolled Keywords: Kerusakan jembatan, aliran lahar dingan, Sabo-dam
Subjects: Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 24 Nov 2025 07:00
Last Modified: 24 Nov 2025 07:00
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36008

Actions (login required)

View Item
View Item