Fatimah, Siti and Darsono, Valentinus and Sulistyawati, V. Yenni PEMANFAATAN AIR SUNGAI PROGO UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR MINUM KABUPATEN SLEMAN (2007). [Research] (Unpublished)
Siti Fatimah_2007_0001.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (6MB)
Abstract
Masalah air yang saat ini dihadapi timbul selain karena adanya pertambahan penduduk juga karena banyaknya kerusakan lingkungan yang telah menghambat siklus hidrologi, sehingga kuantitas air permukaan menjadi air tanah sangat berkurang. Selain kuantitas air yang berkurang masalah air yang lain adalah menurunnya kualitas air karena adanya polusi lingkungan. Keduanya menyebabkan masalah air yang saat ini berkembang di Indonesia, termasuk di Yogyakarta.
Beberapa alternatif pilihan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah air. antara lain menambah jumlah air bersih dengan mencari mataair baru, memperbaiki kondisi lingkungan, melakukan pengolahan air dari sungai. Karena adanya otonomi daerah untuk Yogyakata bila tidak mendapatkan mataair baru dapat menggunakan air sungai di DIY dengan pengolahan tertentu sesuai dengan kualitas air yang ada atau membeli air dari Kabupaten Magelang yang masih mempunyai kelebihan air.
Penelitian ini mencoba alternatif kedua, yaitu dengan memanfaatkan air Sungai Progo. Pilihan ini dilakukan, karena Sungai Progo merupakan muara dari banyak sekali sungai yang mengalir di lereng Gunung Merapi antara lain Sungai Bebeng, Sungai Blongkeng. Sungai Krasak, dan lain lain, sehingga dapat diharapkan debit Sungai Progo di musim kemarau masih dapat diambil untuk pemenuhan kebutuhan air bersih. Pemilihan lokasi untuk pengambilan di bagian hulu sungai yang diharapkan belum banyak terpolusi, yaitu di Karangtalun, Kalibawang yang masuk DIY mengingat adanya otonomi daerah. Kualitas air sungai dari Sungai Progo diperiksa untuk mengetahui kemungkinan digunakan sebagai air bersih.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kualitas air Sungai Progo cukup baik dan dapat dipergunakan sebagai sumber air bersih karena hanya memerlukan sedikit proses pengolahan. Dari serangkaian data pemeriksaan diperoleh bahwa hanya kekeruhan, Hg. Mn, Pb, Cd, Cr sedikit lebih besar dari syarat batas sehingga perlu dilakukan koagulasi, pengendapan dan proses kimia untuk mengatasinya. Walaupun demikian untuk menjaga kestabilan mutu air perlu dijaga kualitas ini dengan baik dan perlu dalam kala ulang waktu dilakukan pemeriksaan untuk check terhadap kualitas air ini.
| Item Type: | Research |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | masalah air, kualitas air Sungai Progo |
| Subjects: | Sipil > Hidro Sipil > Hidro |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 24 Nov 2025 06:59 |
| Last Modified: | 24 Nov 2025 06:59 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/36007 |
