Soge, Paulinus and Setyawati, E. Yuningtyas METODE KBA (MOB) SEBAGAI METODE KB YANG "SURVIVE" DI MASA KRISIS (Studi Mengenai Peranan KBA dengan Metode Ovulasi Billings Sebagai Suatu Metode KB yang Efektif di Masa Krisis) (2000). [Research] (Unpublished)
Paulinus Soge_2000_0001.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (31MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggali mengenai akseptabi-litas PUS terhadap KBB dan KBA serta peranan dan manfaat dari kedua metode tersebut, khususnya metode KBA (MOB) saat krisis ekonomi berlangsung. Untuk itu dalam penelitian ini akan dilihat mengenai bagaimana akseptabilitas PUS terhadap KBB dan KBA di masa krisis ini dan bagaimana pula efektivitas kedua metode tersebut pada saat krisis ekonomi terjadi ?
Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan penelitian di sebuah klinik KB di Rumah Sakit Swasta yang ada di Kota Yogyakar-ta. Lokasi penelitian dipilih berdasarkan pertimbangan bahwa hanya Rumah Sakit tersebutlah yang memberikan pelayanan KB baik melalui metode KBB maupun KBA (МОВ).
Penelitian ini mengambil responden sebanyak 100 orang yang terdiri dari 50 orang klien yang menjadi akseptor dengan menggu-nakan metode KBB dan 50 orang klien yang menjadi akseptor dengan menggunakan metode KBA. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara mendalam dan observasi terhadap para responden. itu digunakan pula pengkajian data sekunder untuk memberikan ilustrasi yang lebih lengkap pada persoalan yang sedang diteliti. Data dianalisis dengan menggunakan "distribusi frekuensi" dan "tabulasi silang". Selain
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rata-rata dari tingkat pendidikan menengah ke atas. Sementara itu dilihat dari usia. pasangan suami istri, maka sebagian besar (sekitar 90-an persen) klien dan pasangannya termasuk dalam kategori usia produktif (15) 55 tahun).
Keberhasilan program KB sangat dipengaruhi oleh frekuensi kunjungan klien ke klinik KB, sementara itu frekuensi kunjungan ini ditentukan oleh beberapa faktor diantaranya kualitas informa-si yang diberikan oleh petugas, sikap petugas dalam menghadapi klien, kualitas pelayanan yang diberikan kepada klien. dan juga pemberian pelayanan lanjutan.
Pada saat krisis ekonomi ini berlangsung, dalam mewujudkan program KB maka metode KBA (MOB) cenderung lebih menghemat penge-luaran. Berdasarkan hasil penelitian terlihat mereka yang meng-gunakan metode KBA (MOB) terlontar kesan yang tidak berat (88,89). Di samping biaya hemat maka metode KBA dengan sistem Ovulasi Billings tersebut kecil di dalam memberikan efek samping. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian yang memperlihatkan bahwa klien yang menggunakan sistem Ovulasi Billings sebagian besar menyatakan kondisi kesehatannya selalu dalam keadaan sehat 46 (95,83 persen).
Metode Ovulasi Billings telah juga mampu menciptakan tercip-tanya komunikasi dan hubungan antara suami dan istri (60 persen). Selanjutnya dipandang dari sudut hubungan gender, maka nampak bahwa metode KBA (MOB) lebih mengarah pada upaya yang menuju terwujudnya hubungan gender bila dibandingkan dengan metode KBB.
| Item Type: | Research |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Hukum > Peradilan dan Penyelesaian Sengketa Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 24 Nov 2025 04:30 |
| Last Modified: | 24 Nov 2025 04:30 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35954 |
