Hatmoko, John Tri and Lulie, Yohannes PREDIKSI POTENSI PENCAIRAN TANAH AKIBAT GEMPA DI BAGIAN SELATAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (2012). [Research] (Unpublished)

Text (John Tri Hatmoko dan Yohannes Lulie)
Jhon tri Hatmoko_2012_0001.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (17MB)

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta rawan terhadap bahaya gempa. Secara geoteknik, tanah DIY merupakan hamparan pasir yang cukup tebal sampai kedalaman 60 meter dari permukaan tanah. Gradasi tanah relative buruk dengan tahanan konus rendah sampai sedang. Jika dalam keadaan jenuh tanah di DIY berpotensi mengalami pencairan pada saat terjadi gempa (liquefaction). Penelitian ini mencoba untuk mengevaluasi potensi liquefaction tersebut, terutama di bagian selatan DIY dengan cara mengumpulkan data yang berupa profil tanah, sondir, dan kemudian diuji di laboratorium untuk mencari parameter tanah yang diperlukan untuk evaluasi tersebut. Sampel tanah termasuk pengujian sondir diambil dari 6(enam) lokasi di Daerah Bantul yang mewakili bagian selatan DIY. Enam sampel tersebut adalah: proyek ruko di Jl. Jenderal Sudirman, rumah dinas Bupati Bantul, perluasan kampus UNWAMA, ruko di Jl. Punjungan Bantul, rumah tinggal di Keyongan, dan gedung Kantor dan Gudang di Ringroad timur. Metode analisis liquefaction yang dipilih adalah metode Seed dan Idriss (1971) yang disempurnakan oleh NCEER (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ta nah di darah Bantul merupakan tanah pasir bergradasi buruk dengan 1<Cu<3. Muka air tanah pada -050 sampai -2,00 pada musim kemarau, dengan tahanan ujung konus rendah sampai sedang. Evaluasi liquefaction dengan menggunakan amax = 0,09 g(gempa DIY dan Jateng 2006) menghasilkan bahwa di lokasi ruko Jl. Jendral Sudirman dan ruko di Jl. Punjungan dijumpai zona pendek liquefaction pada kedalaman -1,00 meter. Pada proyek rumah tinggal di Keyongan diperoleh zona liquefaction yang cukup panjang dari -4,00 sampai -7,00 meter. Di lokasi lain tidak dijumpai zona liquefaction yang artinya bahwa CRR selalu lebih besar dari CSR atau angka keamanan selalu lebih besar 1,00. Namun demikian jika terjadi gempa yang lebih besar dari gempa DIY dan Jawa Tengah 2006, sangat mungkin terjadi zona liquefaction di lokasi-lokasi tersebut.

Item Type: Research
Uncontrolled Keywords: liquefaction, profil tanah, sondir, DIY bagian selatan, NCEER.
Subjects: Sipil > Geo Teknik
Sipil > Geo Teknik
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 24 Nov 2025 04:07
Last Modified: 24 Nov 2025 04:07
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35930

Actions (login required)

View Item
View Item