Ola, Frengky Benediktus IDENTIFIKASI TINGKAT KEBISINGAN SERTA INDIKASI RESPON DESAIN BARRIER HUNIAN DI TEPI JALAN RAYA (STUDI KASUS KELAS JALAN II FUNGSI JALAN LOKAL KOTA YOGYAKARTA) (2018). [Research] (Unpublished)

Text (Frengky Benediktus Ola)
Frengky Benediktus Ola_2018_0001.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (22MB)

Abstract

Pengendalian kebisingan secara arsitektural pada bangunan di jalur jalan raya sangat penting karena berkaitan langsung dengan kondisi kebisingan luar lingkungan yang dapat berfungsi sebagai peredam dalam mengurangi kebisingan ruang. Pengaruh kebisingan terhadap manusia secara fisik tidak saja mengganggu organ pendengaran, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan pada organ-organ tubuh yang lain, seperti penyempitan pembuluh darah dan sistem jantung. Pengaruh bising secara psikologis, yaitu berupa penurunan efektivitas kerja dan kinerja seseorang. Tingkat kebisingan tidak hanya bergantung pada besaran fisik saja tetapi juga melibatkan faktor lingkungan seperti respon, persepsi individu serta reaksi akan tingkatan kebisingan tersebut. Penilaian persepsi dapat memperhatikan faktor jenis sumber kebisingan, besaran volume, kemampuan meramalkan, serta kemampuan mengendalikan kebisingan yang datang. Sehingga diasumsikan terdapat respon-respon masyarakat yang dilakukan baik secara sadar maupun tidak (terhadap teori kebisingan) untuk mengatasi masalah kebisingan dari jalan raya yang mencapai hunian mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kebisingan hunian di tepi jalan raya Kota Yogyakarta. Penggal jalan yang akan diteliti adalah jalan lokal dengan kelas jalan II. Terdapat 23 penggal jalan dengan klasifikasi di atas. Hasil pengukuran dan pengamatan dan analisis akan digunakan untuk mengetahui indikasi respon masyarakat dalam bentuk penataan fisik barrier/pereduksi bunyi di ruang luar hunian. Penelitian ini bersifat kuantitatif asosiatif yaitu penelitian yang menggunakan data yang berbentuk angka atau data yang diangkakan untuk kemudian bertujuan untuk mengetahui hubungan dua variabel atau lebih. Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) tingkat kebisingan hunian di tepi jalan raya Kota Yogyakarta belum memenuhi standar dan (2) desain bangunan serta barrier sebagai faktor pereduksi kebisingan jalan raya terindikasi belum disadari oleh masyarakat. (3) Tidak ditemukan korelasi antara tingkat kebisingan dengan efektifitas desain barrier dan ruang luar. Penelitian dapat dilanjutkan dengan metode kuesioner agar dapat lebih mengetahui tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya barrier dan desain ruang luar sebagai pereduksi kebisingan dikaitkan dengan faktor pendidikan, profesi, dan sosial budaya. Hasil penelitian juga dapat dilanjutkan dengan penyuluhan kepada masyarakat untuk memberi pengetahuan akan pentingnya barrier dan desain ruang luar sebagai pereduksi kebisingan dan pengaruhnya terhadap kesehatan penghuni
rumah.

Item Type: Research
Uncontrolled Keywords: Kebisingan, Jalan Raya, Respon Fisik
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 24 Nov 2025 04:02
Last Modified: 24 Nov 2025 04:02
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35910

Actions (login required)

View Item
View Item