Setyawati, E. Yuningtyas DIVISI PERAN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM KELUARGA (Studi Komparasi Mengenai Pembagian Peran Laki-laki dan Perempuan pada Tipologi Bidang Usaha Pertanian, Perdagangan, dan Industri di Pedesaan) (1999). [Research] (Unpublished)
E. Yuningtyas Setyawati_1999_0001.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (71MB)
Abstract
Studi ini bertujuan untuk mengkaji divisi peran laki-laki dan perempuan di dalam keluarga yang terdiri dari tiga tipologi bidang pekerjaan, yaitu pertanian, perdagangan dan industri. Oleh karena itu kajian ini tidak dapat terlepas dari amatan mengenai derajat pembagian peran laki-laki dan perempuan di dalam keluar-ga, serta faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya pemba-gian peran laki-laki dan perempuan tersebut. Faktor-faktor yang dimaksud adalah terdiri dari status sosial ekonomi keluarga, otoritas perempuan, ketergantungan perempuan, dan keterasingan (alinasi) perempuan di dalam keluarga serta ideologi dan budaya yang masih berlaku di dalam masyarakat setempat.
Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan penelitian di daerah pedesaan yang mempunyai ciri-ciri desa yang berkembang dan terdiri dari tiga bidang pekerjaan yang berlokasi di Dusun Mejing Lor, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penelitian ini mengambil sebanyak 142 responden yang terdiri dari ketiga bidang pekerjaan yang diteliti dan berasal dari semua lapisan pada struktur sosial masyarakat di Dusun Mejing Lor. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara mendalam dan observasi terhadap suami atau istri yang bekerja pada bidang pekerjaan pertanian, perdagangan dan industri di pedesaan. Selain itu digunakan pula pengkajian data sekunder. Data dianalisis dengan menggunakan "distribusi frekuensi" dan "tabulasi silang".
Hasil penelitian ini menemukan bahwa mereka yang berada pada lapisan atas terlihat otoritas yang dimiliki oleh perempuan dipergunakan untuk meningkatkan status keluarga, sedang untuk lapisan bawah dipergunakan guna meningkatkan perekonomian keluar-ga. Sementara itu tingkat ketergantungan perempuan yang tinggi pada lapisan atas menunjukkan sifat physically dan ekonomis, namun untuk lapisan bawah hanya bersifat ekonomis saja. Mengenai keterasingan perempuan di dalam keluarga pada lapisan atas dise-babkan adanya pengaruh teknologi, dan pada lapisan bawah ketera-singan yang dirasakan sebagai akibat banyaknya pekerjaan kerumah-tanggaan yang dilakukan perempuan. Selanjutnya mengenai pembagian peran yang terjadi terlihat bahwa pada lapisan bawah lebih bersi-fat fungsional dalam upaya pencapaian stabilitas keluarga, dan pada lapisan atas terjadi "konflik status" yaitu perempuan beru-saha untuk memperoleh persamaan hak dan kewajiban dari sangannya. pa-
Dalam studi ini, maka derajat pembagian peran laki-laki dan perempuan di dalam keluarga berubah mengikuti perkembangan ekono-mi yang ada dan berdasarkan strata sosial ekonomi keluarga terse-but. Perubahan yang mengarah kepada ketimpangan pembagian peran ini terlihat semakin jelas jika didukung oleh adanya faktor ideologi familialisme dan budaya patriarkhi yang masih kuat di dalam masyarakat.
| Item Type: | Research |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi > Media |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Sosiologi |
| Date Deposited: | 24 Nov 2025 03:48 |
| Last Modified: | 24 Nov 2025 03:48 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35883 |
