Suliantoro, Bernadus Wibowo and Runggandini, Caritas Woro Murdiati BIAS JENDER DALAM PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI (Suatu Analisis Kritis Peran Suami Dalam Pemilihan Metode Kontrasepsi di Kelurahan Kricak Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta) (2003). [Research] (Unpublished)
Bernadus Wibowo Suliantoro_2003_0001.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (14MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan menggali dan mencermati secara lebih mendalam tentang prosedur pengambilan keputusan dalam memilih metode kontrasepsi serta partisipasi pria / suami dalam mendukung terciptanya kesetaraan jender khususnya dalam hal pemilihan alat kontrasepsi di wilayah Kelurahan Kricak Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta.
Model penelitian dilakukan dengan cara memadukan antara penelitian kepustakaan dengan penelitian lapangan. Data yang dikumpulkan di lapangan ditekankan pencarian fenomena sentral khususnya tentang diskriminasi jender dalam memilih alat kontrasepsi di wilayah Kelurahan Kricak Kricak Yogyakarta. Data primer diambil dari persepsi dan sikap 44 responden yang mengikuti program keluarga berencana (KB). Responden diwawancarai serta diminta mengisi kuesioner yang sudah dibuat oleh peneliti. Teknik pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara melakukan studi dokumentasi yang terkait dengan persoalan bias jender dalam memilih metode kontrasepsi. Untuk membantu memperdalam dalam menganalisis dipergunakan metode filsafat berupa: Interpretasi, Idealisme, Komparasi, Heuristika.
Hasil penelitian menunjukkan proses pengambilan keputusan dalam memilih metode kontrasepsi sebagian besar dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara suami dengan istri sehingga tidak terjadi bias jender. Faktor-faktor yang menjadi pertimbangan responden mengikuti program KB adalah untuk menunda mendapatkan anak, membatasi jumlah anak / tidak ingin menambah jumlah anak serta untuk mengatur jarak kelahiran. Demikian pula ketika akan mengambil keputusan untuk menghentikan atau berganti menggunakan alat kontrasepsi yang lain, proses pengambilan keputusannya sebagian besar responden berdasarkan kesepakatan bersama antara pasangan suami-istri. Beberapa pertimbangan responden dalam mengambil keputusan untuk menghentikan atau berganti alat kontrasepsi yang lain adalah ingin punya anak lagi, terjadi kehamilan dan mengalami efek samping terhadap kesehatan fisiknya. Bias jender terjadi dalam hal keterlibatan untuk memperoleh informasi, mensosialisasikan, mengajak sesamanya untuk mengikuti program KB partisipasi kaum laki-laki sangat rendah. Hal ini dapat dilihat setiap kali ada kegiatan penyuluhan keterlibatan kaum laki-laki sangat kecil jumlahnya maupun dari jumlah kader yang aktif dalam kegiatan KB tidak ada satupun yang berjenis kelamin laki-laki.
| Item Type: | Research |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Hukum > Pertanahan, Pembangunan dan Lingkungan Hidup |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 24 Nov 2025 03:21 |
| Last Modified: | 24 Nov 2025 03:22 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35855 |
