Setyawati, E. Yuningtyas AGROINDUSTRI SEBAGAI SARANA PEMACU PEREKONOMIAN DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN DI PEDESAAN (1997). [Research] (Unpublished)

Text (E. Yuningtyas Setyawati)
Aloysius Gunadi Brata_2004_0002_0001.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (5MB)

Abstract

Dewasa ini pembangunan nasional sedang memasuki dalam era tinggal landas. Era tinggal landas tersebut merupakan babak baru dalam pembangunan, yaitu babak yang sangat menentukan dalam perjalanan Bangsa Indonesia untuk mewujudkan cita-cita kemerde-kaan.
Sasaran umum pembangunan dalam era tinggal landas adalah terciptanya kualitas manusia pada umumnya dan kualitas masyarakat Indonesia yang maju dan mandiri pada khususnya. Hal tersebut seperti yang diamanatkan oleh Garis-Garis Besar Haluan Negara tahun 1993 (GBHN, 1993 4). Untuk mencapai sasaran umum di atas, maka titik berat pembangunan tetap diletakkan pada bidang ekonomi sebagai penggerak utama pembangunan, tanpa melupakan pembangunan di bidang lainnya. Berhubung negara kita adalah negara agraris, maka dilihat dari kacamata pembangunan ekonomi, tentunya peranan sektor pertanian tetaplah memegang peranan.
Di samping itu juga dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara dituliskan mengenai usaha untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur (GBHN, 1993 313). Untuk mewujudkan usaha tersebut, maka titik berat dalam Repelita I sampai dengan Repelita V adalah pembangunan ekonomi dengan sasaran utama untuk mencapai struktur ekonomi yang seimbang di mana terdapat kemampuan dan kekuatan industri yang maju yang didukung oleh kekuatan dan kemampuan pertanian yang tangguh, serta terpenuhinya kebutuhan pokok rak-yat.
-1 Pembangunan pertanian ini mempunyai peranan yang sangat besar dalam upaya meningkatkan penghasilan masyarakat dan membe-baskan masyarakat dari kemiskinan. Dengan demikian, melalui keberhasilan pembangunan pertanian, maka tidak sedikit rakyat yang akan terangkat kehidupannya dari lumpur kemiskinan. Oleh karena itu dalam era tinggal landas ini, pembangunan pertanian terus dipacu dan dimantapkan sesuai dengan dinamika masyarakat petani.
Lapangan pertanian memang memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan. Selanjutnya agar hasil pertanian memiliki daya saing yang tinggi di pasaran, baik dalam negeri maupun luar negeri, maka produknya untuk saat ini dikelola dengan sistem agroindustri. Hal ini disebabkan dengan melalui agroindustri diharapkan memperoleh hasil yang banyak dan berkualitas.
Agroindustri merupakan jembatan antara sektor industri yang memiliki produktivitas tinggi, dengan sektor pertanian yang menjadi ladang kehidupan sebagian besar masyarakat Indonesia.
Usaha mengembangkan agroindustri yang maju bukanlah sekedar memperkenalkan teknologi baru di sektor pertanian. Namun memba-ngun agroindustri ini juga harus disertai dengan mengembangkan budaya industri di pedesaan.
Untuk mengembangkan budaya industri di pedesaan yang masih bersifat agraris dan tradisional; jelas diperlukan pengenalan wawasan baru, kebiasaan baru dan ketrampilan baru yang memerlukan dukungan dari semua pihak.

Item Type: Research
Subjects: Ilmu Ekonomi > Pembangunan
Divisions: Fakultas Ekonomi > Ilmu Ekonomi
Date Deposited: 24 Nov 2025 03:15
Last Modified: 24 Nov 2025 03:15
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35843

Actions (login required)

View Item
View Item