Ansusanto, J. Dwijoko PEMODELAN BANGKITAN TRANSPORTASI BERBASIS RUMAH TANGGA (Studi pada Lokasi Perumahan di Yogyakarta) (2001). [Research] (Unpublished)

Text (J. Dwijoko Ansusanto)
Ir. J. Dwijoko Ansusanto_2001_0001.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (15MB)

Abstract

Perhitungan secara kasar menggunakan data-data dari BPS ada sekitar 3% dari total rumahtangga mempunyai keinginan untuk tinggal di perumahan, atau sekitar 21.000 keluarga di seluruh Propinsi DIY. Jika masing-masing keluarga mempunyai 5 anggota maka ada 105.000 orang penghuni di seluruh perumahan tersebut. Jumlah tersebut akan menimbulkan bangkitan pergerakan setiap hari yang akan membebani lalu lintas jalan raya di seluruh Propinsi DIY.
Penelitian ini bertujuan menyusun model bangkitan pergerakan yang berasal dari perumahan. Dari berbagai tingkatan perumahan akan saling dibandingkan untuk melihat perbedaan mobilitas yang diakibatkan oleh perbedaan status sosial penghuninya. Akan diperoleh pula faktor-faktor yang berpengaruh terhadap bangkitan pergerakan pada lokasi perumahan, sehingga dapat dipergunakan untuk memprediksi besarnya bangkitan yang akan terjadi seandainya akan dibangun lokasi perumahan yang baru.
Sampel diambil di sembilan lokasi perumahan yang mewakili 3 kelas perumahan. Masing-masing lokasi diambil kurang lebih 25 rumah tangga untuk dijadikan responden. Sehingga untuk setiap kelas perumahan akan diperoleh kurang lebih 75 rumah tangga sebagai responden. Penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner. Penyusunan model dilakukan dengan menggunakan teknik regresi linier berganda. Jumlah pergerakan (trip) sebagai variabel terikat (dependent variabel) sedangkan variabel lain sebagai variabel bebas (independent variabel).
Pada perumahan mewah jumlah perjalanan dipengaruhi oleh (1) Penghasilan Keluarga, (2) Jumlah Penumpang Kendaraan Saat Bepergian, (3) Jumlah Anggota Keluarga dalam Rumah, (4)Jumlah Mobil yang Dimiliki, (5)Jumlah Sepeda Motor yang Dimiliki, (6) Jumlah anak yang sudah sekolah/bekerja.
Pada perumahan menengah jumlah perjalanan dipengaruhi oleh: (1)Jenis Kelamin yang menjadi kepala keluarga, (2)Jumlah Penumpang Kendaraan Saat Bepergian, (3)Jumlah Anggota Keluarga dalam Rumah, (4) Pasangan yang bekerja, (5)Jumlah anak yang sudah sekolah/bekerja.
Pada perumahan sederhana jumlah perjalanan dipengaruhi oleh (1) Jenis Kelamin yang menjadi kepala keluarga, (2) Usia Kepala Keluarga, (3) Pendapatan Keluarga setiap Bulan, (4) Jumlah Penumpang Kendaraan Saat Bepergian, (5)Jumlah Anggota Keluarga dalam Rumah, (6) Pasangan yang bekerja, (7)Jumlah anak yang sudah sekolah/bekerja.

Item Type: Research
Subjects: Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 19 Nov 2025 02:22
Last Modified: 19 Nov 2025 02:22
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35727

Actions (login required)

View Item
View Item