Windajani, Imma Indra Dewi and Pudyatmoko, Y Sri TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KEMITRAAN DAN BINA LINGKUNGAN OLEH TAMAN WISATA CANDI BOROBUDUR, PRAMBANAN, DAN BOKO (PERSERO) (2012). [Research] (Unpublished)
Imma Indra Dewi_2012_0001.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (12MB)
Abstract
Sebagai salah satu BUMN PT. TWC BPRB juga wajib menyelenggarakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Program ini merupakan amanat UU RI No 19 Tahun 2003 tentang BUMN (UU BUMN). Pasal 88 UU BUMN menyebutkan bahwa BUMN dapat menyisihkan sebagian laba bersihnya untuk keperluan pembinaan usaha kecil/koperasi serta pembinaan masyarakat sekitar BUMN. Ketentuan ini semakin kuat dengan diterbitkanya Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara No. Per-05/MBU/2007 tentang PKBL (Permen PKBL) yang menentukan bahwa BUMN wajib melaksanakan PKBL. Dana PKBL ini bersumber dari maksimal 2% laba bersih perusahaan
Permasalahannya beium jeias standar yang diangkat adalah yang dijadikan pertimbangan di dalam menentukan prioritas bantuan kepada masyarakat sebagai bagian dari program PKBLserta masih adanya kendala dalam pelaksanaan PKBL oleh PT. Taman Wisata Candi Prambanan Borobudur dan Ratu Boko dan bagaimana upaya untuk mengatasi berbagai faktor yang menjadi kendala tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitis. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan melakukan penelitian pustaka dan lapangan. Analisa data dilakukan dengan metode kualitatif.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah sudah ada standar menjadi pertimbangan PT. Taman Wisata Candi Prambanan Borobudur dan Ratu Boko dalam menentukan prioritas bantuan program PKBL kepada masyarakat tetapi belum lengkap dan terukur. Kendala dalam pelaksanaan PKBL oleh PT. Taman Wisata Candi Prambanan Borobudur dan Ratu Boko dapat dibagi menjadi 2 (dua) golongan, yaitu faktor yang tidak dapat dihindari dan faktor yang dapat dihindari. Faktor yang tidak dapat dihindari adalah faktor bencana aiam dan yang bersangkutan meninggal dunia. Faktor yang tidak dapat dihindari adalah karena usaha sudah bangkrut. Upaya yang dilakukan oleh PT. Taman Wisata Candi Prambanan Borobudur dan Ratu Boko untuk mengatasi berbagai faktor yang menjadi kendala tersebut adalah dengan upaya preventif dan kuratif.
| Item Type: | Research |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberdayaan masyarakat, PKBL, Mitra Binaan |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Peradilan dan Penyelesaian Sengketa Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 19 Nov 2025 02:19 |
| Last Modified: | 19 Nov 2025 02:19 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35713 |
