Bawono, Baju PERBAIKAN KUALITAS PRODUK DI UKM INDUSTRI TANAH LIAT DENGAN METODE TUJUH LANGKAH (2009). [Research] (Unpublished)
Baju Bawono_2009_0001.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (15MB)
Abstract
Industri genteng yang masih menggunakan cara-cara tradisional masih bertahan hingga Saat ini. Salah satunya adalah milik Bapak Kasidi yang bernama KSD Sokka. Banyaknya produk genteng yang rusak atau cacat pada saat proses produksi menjadi suatu permasalahan pokok industri ini. Penyebab rusaknya genteng yang di produksi belum dapat di temukan akar permasalahannya. Hal ini dikarenakan latarbelakang pendidikan pemilik sekaligus operator dan keterbatasan keuangan yang dimiliki.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Seven Step. Data-data yang diperoleh di lapangan diolah dengan menggunakan diagram pareto dan diagram sebab-akibat hingga diperoleh akar permasalahannya. Kemudian penulis mengusulkan langkah-langkah perbaikan kepada perusahaan. Kemudian hasil pelaksanaan perbaikan dibandingkan dengan data awal untuk diamati perubahan yang terjadi.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Faktor-faktor yang mempengaruhi baik tidaknya kualitas genteng tanah liat adalah Cuaca 30,52%, Tanah (material) 22,07%, Proses pengepresan 17,84%, Proses pemindahan barang 17,37%, Proses pembakaran 12,21%. Cuaca adalah penyebab terbesar terjadinya cacat pada produk genteng dengan merek KSD dengan persentase 30,52% dari keseluruhan produk cacat. Jumlah produk cacat setelah dilaksanakannya usulan perbaikan telah berkurang dibandingkan sebelum perbaikan yaitu 1855 buah setelah perbaikan dari 10650 buah sebelum perbaikan.
| Item Type: | Research |
|---|---|
| Subjects: | Industrial Engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri |
| Date Deposited: | 14 Nov 2025 04:13 |
| Last Modified: | 14 Nov 2025 04:13 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35550 |
