Tjahyono, YP. Suhodo and Budihardjo, Sf. R. and Binarti, Floriberta and Cahyani, Gerarda Orbita Ida ABU JERAMI PADI (POZZOLAN) DAN KAPUR SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEMEN DALAM PEMBUATAN BATAKO (2000). [Research] (Unpublished)

[thumbnail of YP. Suhodo Tjahyono] Text (YP. Suhodo Tjahyono)
Ir. YP. Suhodo Tjahyono.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB)

Abstract

Semen merupakan bahan bangunan serba guna yang banyak digunakan untuk pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, gedung dan sebagainya. Kebutuhan akan semen yang cenderung meningkat tajam dan produksinya relatif tetap, akibatnya harga semen akan semakin mahal. Untuk itu diperlukan alternatif bahan lain sebagai pengganti bahan semen. Abu jerami padi (pozzolan) dicampur dengan kapur ternyata mampu mengganti peran semen terutama untuk bahan konstruksi non struktural. Campuran abu jerami padi (pozzolan), kapur dan pasir (kode A) dengan ditambah air secukupnya, sebagai bahan dasar batako yang baik dan efisien adalah pada perbandingan abu jerami padi kapur pasir = 1,5: 1,5 8. Sedangkan campuran abu jerami padi (pozzolan), kapur, pasir, semen PC dan serbuk kayu (kode B) dengan ditambah air secukupnya hingga didapatkan suatu adukan yang tidak terlalu cair untuk memudahkan dalam pencetakan batako, sebagai bahan dasar batako yang baik dan efisien adalah pada perbandingan abu jerami padi kapur pasir: semen PC: serbuk kayu = 1:1:9:0,5: 1. Dalam pengujian keduanya ternyata rata-rata kuat desak dapat memenuhi standard SK SNI minimal 6,5 kg/cm². Disamping itu pasangan batako (10x20x40 cm) tebal 10 cm dari campuran tersebut dalam suatu ruang uji dengan ukuran panjang, lebar dan tinggi adalah 2 x 1 x 1, dimana pasangan batako tersebut sebagai bidang pembatas ditengah-tengahnya, mempunyai peran sebagai dinding insulasi dengan rata-rata nilai STC pada frekuensi 125 Hz = 32,3 dB, frekuensi 250 Hz 33,8 dB, 500 Hz 35,7 dB. Sedangkan menurut persyaratan yang harus dipenuhi sesuai standard pas. batako STC = 37, maka masih kurang 4,7 untuk frekuensi 125 Hz. Kekurangan ini dapat terjadi, terutama karena aspek kerapatan ruang uji yang masih belum baik.

Item Type: Research
Subjects: Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Depositing User: Editor 6 uajy
Date Deposited: 14 Nov 2025 02:52
Last Modified: 14 Nov 2025 02:52
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35463

Actions (login required)

View Item
View Item