Wibowo, Nicholas Ivan Christiaffri (2025) Deteksi Literasi Finansial dan Materialisme dalam Perilaku Menabung Generasi Z Menggunakan Agglomerative Clustering. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Nicholas Ivan Christiaffri Wibowo)
210711228_Bab 0.pdf

File Pdf (477kB)
Text
210711228_Bab 1.pdf

File Pdf (563kB)
Text
210711228_Bab 2.pdf

File Pdf (479kB)
Text
210711228_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (838kB)
Text
210711228_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text
210711228_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text
210711228_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (395kB)
Text
210711228_Lamp.pdf

File Pdf (399kB)

Abstract

Data dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) menunjukkan bahwa sebagian
besar permasalahan finansial di Indonesia didominasi oleh kelompok usia 19–
34 tahun atau generasi Z, dengan tingkat literasi finansial sebesar 49,68% dan
tingkat inklusi finansial sebesar 85,10%. Angka tersebut mencerminkan bahwa
meskipun akses terhadap layanan keuangan sudah cukup tinggi, tingkat literasi
finansial pada generasi Z masih tergolong rendah. Kondisi ini menunjukkan
adanya kesenjangan antara akses keuangan dan pemahaman dalam mengelola
keuangan. Oleh karena itu, diperlukan perancangan model berbasis machine
learning yang mampu mengelompokkan perilaku menabung generasi Z.
Penelitian ini melakukan mengelompokkan perilaku menabung
menggunakan metode unsupervised learning dengan algoritma agglomerative
clustering. Pengelompokan data ini didasarkan pada empat domain yaitu
financial attitude, finansial behaviour, financial knowledge, dan materialisme.
Domain tersebut dipilih karena merepresentasikan literasi finansial dan
materialisme generasi Z.
Hasil dari pemodelan menunjukkan adanya pola yang mengkhawatirkan.
Generasi Z secara umum memiliki kesadaran yang rendah terhadap pentingnya
menabung dan kurang disiplin dalam perencanaan keuangan. Mereka cenderung
lebih fokus pada pemenuhan kebutuhan jangka pendek tanpa
mempertimbangkan dampak finansial jangka panjang. Selain itu, tingkat
pengetahuan keuangan pada generasi ini tergolong rendah, yang tercermin dari
ketidakpahaman terhadap konsep bunga majemuk, inflasi, manajemen utang,
dan diversifikasi risiko. Analisis juga menemukan bahwa tingkat materialisme
pada Generasi Z cukup tinggi. Temuan ini sesuai dengan tujuan, yaitu
mengembangkan model yang mampu mendeteksi pola perilaku menabung
generasi Z.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Machine Learning, Literasi Finansial, Generasi Z, Agglomerative Clustering, Unsupervised Learning, OJK
Subjects: Teknik Informatika > Soft Computing
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Informatika
Date Deposited: 05 Nov 2025 06:09
Last Modified: 05 Nov 2025 06:09
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35329

Actions (login required)

View Item
View Item