Nugraheni, Stefani Dwi (2025) PERANCANGAN PROSES BISNIS UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENAGIHAN PIUTANG DI TOKO PAKAN TERNAK. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
210611184_Bab 0.pdf
Download (836kB)
210611184_Bab 1.pdf
Download (919kB)
210611184_Bab 2.pdf
Download (909kB)
210611184_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (768kB)
210611184_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (526kB)
210611184_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
210611184_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (803kB)
210611184_Bab 7.pdf
Restricted to Registered users only
Download (328kB)
210611184_Lamp.pdf
Download (588kB)
Abstract
Toko Pakan Ternak adalah sebuah bisnis ritel yang berfokus pada penjualan
pakan ternak dan kebutuhan peternakan, berlokasi di Kabupaten Wonosobo. Toko
ini memiliki keunggulan dengan menyediakan dua pilihan metode pembayaran
bagi pelanggan, yaitu tunai dan kredit. Namun, dari sistem kredit banyak
pelanggan yang seringkali tidak membayar tepat waktu. Collection Effectiveness
Index (CEI) menunjukkan angka hanya 23,42%, yang diperoleh dari software POS
di toko ini. CEI yang ≤50% menunjukkan bahwa sistem kredit perlu segera
diperbaiki.
Untuk mengatasi hal ini, berbagai tindakan perbaikan telah diambil, termasuk
evaluasi proses bisnis, penerapan prosedur operasi standar (SOP) dan instruksi
kerja untuk memperbaiki sistem kredit. Metode yang digunakan untuk
memperbaiki sistem kredit ini adalah Soft Systems Methodology (SSM) dan
Business Process Improvement (BPI) dari Harrington (1991). Metode BPI berfokus
pada peningkatan efisiensi dan efektivitas dengan menyempurnakan proses
bisnis, sementara SSM melihat perbaikan sistem kredit dari sudut pandang para
pemangku kepentingan. SSM membantu dengan pendekatan gambar kaya dan
studi model konseptual untuk memahami dan memperbaiki sistem kredit.
Kombinasi kedua metode tersebut diharapkan menghasilkan perbaikan yang lebih
menyeluruh, efektif, dan berkelanjutan.
Hasil dari perbaikan tersebut adalah desain model proses bisnis sistem kredit
masa depan, instruksi kerja untuk penjadwalan penagihan dan pembayaran, SOP
untuk penagihan dan pencatatan pembayaran, serta format pesan penagihan.
Hasil implementasi didapatkan bahwa, CEI naik dari awalnya 23,42% menjadi
25,18%. Angka ini memenuhi Critical Success Factor (CSF) yang ditetapkan, yaitu
≥24,53%. Selain peningkatan CEI, efisiensi dalam pengelolaan dan penagihan
kredit juga meningkat, dengan waktu yang dibutuhkan awalnya 4 hari kerja
menjadi hanya 3 hari kerja. Peningkatan CEI 1,76% menandakan adanya
perbaikan sistem dan menjadi indikator awal keberhasilan sistem baru
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Piutang Usaha, Collection Effectiveness Index (CEI), Perbaikan Proses Bisnis, Business Process Improvement (BPI), Soft Systems Methodology (SSM) |
| Subjects: | Teknik Industri > Sistem Kerja |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri |
| Depositing User: | Editor 6 uajy |
| Date Deposited: | 04 Nov 2025 03:06 |
| Last Modified: | 04 Nov 2025 03:06 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35136 |
