Naipospos, Richy Rinad (2025) PERANCANGAN JOB ROTATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL PENCACAHAN MATERIAL SELULOSA DI PUSAT PENGOLAHAN ORGANIK DJARUM FOUNDATION. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
210611026_Bab 0.pdf
Download (446kB)
210611026_Bab 1.pdf
Download (633kB)
210611026_Bab 2.pdf
Download (613kB)
210611026_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (581kB)
210611026_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (690kB)
210611026_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
210611026_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (876kB)
210611026_Bab 7.pdf
Restricted to Registered users only
Download (318kB)
210611026_Lamp.pdf
Download (2MB)
Abstract
Djarum Foundation merupakan perusahaan yang memiliki tujuan untuk
mendukung Indonesia dalam bentuk 5 bakti. Salah satu baktinya merupakan bakti
lingkungan. Bakti lingkungan merupakan bagian yang mengurus pembibitan
tanaman dan juga pengolahan sampah organik yang menghasilkan Humisoil®.
Dalam proses produksi Humisoil®, Djarum Foundation memiliki permasalahan
pada proses pencacahan material organik yang tidak mencapai target komposisi
material input yang sudah didapatkan melalui kerjasama dengan mahasiswa
jurusan bioteknologi ITB. Hal tersebut memengaruhi kualitas dari Humisoil® yang
dihasilkan. Oleh sebab itu, dilakukan perancangan penyelesaian masalah yang
bertujuan untuk mengatasi permasalahan target komposisi material yang tidak
mencapai target yang sudah ditetapkan. Material selulosa merupakan senyawa
organik kompleks yang sulit terurai dengan cepat yang merupakan kandungan
karbon dalam Humisoil® yang harus diimbangi dengan nitrogen yang didapatkan
melalui sampah pasar dan material tambahan berupa foodwaste, dan kotoran
ayam. Apabila material selulosa yang diproses tidak sebanding dengan nitrogen
yang tersedia, maka akan menyebabkan penurunan pada kualitas Humisoil® yang
dihasilkan.
Berdasarkan analisis yang dilakukan, didapati bahwa beban kerja yang dialami
oleh pekerja PPO berada pada tingkat “tinggi” dan tidak merata untuk setiap
operatornya. Hal tersebut menyebabkan frekuensi input material yang dilakukan
tidak maksimal dikarenakan operator yang cepat dalam mengalami kelelahan.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diberikan solusi berupa perancangan job
rotation. Metode yang digunakan dalam perancangan job rotation adalah dengan
menggunakan NASA-TLX, FTE, dan WLA untuk mendapatkan nilai dari beban
kerja yang dialami oleh operator pencacahan yang akan digunakan sebagai nilai
untuk melakukan perancangan job rotation dengan menggunakan metode Linear
Programming. Perancangan job rotation menggunakan beberapa tools yang
membantu dalam proses perancangan, yaitu Microsoft Excel, dan LINGO. Hasil
dari perancangan job rotation akan dibuat dalam bentuk diagram perpindahan
yang dapat digunakan sebagai pedoman bagi pekerja dalam perpindahan
pekerjaaan yang telah dirancang.
Hasil perancangan job rotation untuk bakti lingkungan Djarum Foundation terbukti
dapat memecahkan permasalahan target komposisi pencacahan yang tidak
tercapai yang disebabkan oleh akar permasalahan berupa beban kerja operator
yang tinggi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa perancangan job rotation
mampu dalam meningkatkan laju produksi pencacahan yang sebelumnya adalah
sebesar 15.563 kg/hari menjadi 26.514 kg/hari, meminimalkan serta meratakan
beban kerja antar operator sehingga setiap operator memiliki beban kerja yang
sama dan adil. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan job rotation
mampu dalam mencapai tujuan untuk mengatasi permasalahan tidak tercapainya
target komposisi material dalam produksi Humisoil®
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | target produksi, beban kerja, job rotation, linear programming, LINGO |
| Subjects: | Teknik Industri > Sistem Kerja |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri |
| Depositing User: | Editor 6 uajy |
| Date Deposited: | 04 Nov 2025 02:15 |
| Last Modified: | 04 Nov 2025 02:15 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35100 |
