Salam, Andrew Sebastian (2025) PERANCANGAN SISTEM ALIRAN MATERIAL UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH PRODUKSI PERUSAHAAN PLASTIK. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

[thumbnail of ANDREW SEBASTIAN SALAM] Text (ANDREW SEBASTIAN SALAM)
200610633_Bab 0.pdf

Download (526kB)
[thumbnail of 200610633_Bab 1.pdf] Text
200610633_Bab 1.pdf

Download (772kB)
[thumbnail of 200610633_Bab 2.pdf] Text
200610633_Bab 2.pdf

Download (687kB)
[thumbnail of 200610633_Bab 3.pdf] Text
200610633_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (617kB)
[thumbnail of 200610633_Bab 4.pdf] Text
200610633_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (589kB)
[thumbnail of 200610633_Bab 5.pdf] Text
200610633_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (793kB)
[thumbnail of 200610633_Bab 6.pdf] Text
200610633_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (606kB)
[thumbnail of 200610633_Bab 7.pdf] Text
200610633_Bab 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (935kB)
[thumbnail of 200610633_Bab 8.pdf] Text
200610633_Bab 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (382kB)
[thumbnail of 200610633_Bab 9.pdf] Text
200610633_Bab 9.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB)
[thumbnail of 200610633_Lamp.pdf] Text
200610633_Lamp.pdf

Download (613kB)

Abstract

PT. ABC yang terletak di Sukoharjo, Jawa tengah adalah perusahaan yang
bergerak dalam memproduksi plastik kiloan, proses produksi pada perusahaan ini
mengolah biji plastik menjadi lembaran plastik, proses permesinan yang
digunakan adalah mesin blowing (melelehkan), mesin rolling (menggulung), dan
mesin cutting (memotong). Setiap operator bertugas untuk menjalankan dua
mesin, mengambil raw material, dan memindahkan WIP dan barang jadi.
Permasalahan yang didapat pada PT. ABC dilakukan dengan cara wawancara,
observasi, dan pengolahan data produksi. Perpindahan raw material dan Work In
Process (WIP) dilakukan secara manual karena perusahaan ini tidak
menggunakan material handling. Perusahaan ini hanya mengatur waktu datang,
istirahat, dan pulang pekerja, pekerja pada perusahaan ini belum memiliki
prosedur kerja yang jelas. selain itu, peletakan mesin pada perusahaan ini juga
dilakukan secara bebas dan tidak teratur dan tidak memiliki area menunggu yang
menyebabkan lantai produksi berantakan dan penuh, dengan permasalahan
tersebut menyebabkan jumlah produksi terhadap kapasitas mesin tidak sesuai
dengan keinginan stakeholder yaitu 95% dari kapasitas mesin yang tersedia.
Pemilik perusahaan menilai perusahaan ini memerlukan material handling pada
lantai produksinya untuk memindahkan raw material, WIP, dan barang jadi dengan
harapan dapat meningkatkan jumlah produksi hingga 95% dari kapasitas mesin
yang tersedia. Berdasarkan harapan pemilik untuk menggunakan material
handling dan meningkatkan jumlah produksi sebesar 95% dari kapasitas mesin,
maka perlu dilakukan perbaikan tata letak dengan cara menata mesin lantai
produksi, menentukan kebutuhan material handling, dan prosedur kerja masing-
masing operator. Perbaikan tata letak dilakukan dengan menggunakan metode
Systematic Layout Planning (SLP), pemilihan material handling dilakukan
berdasarakan Ongkos Material Handling (OMH) terkecil dengan pertimbangan
perbandingan ukuran luas penampang dengan material yang akan dipindahkan,
kemudian untuk sistem kerja menggunakan tools peta kerja yaitu Peta Pekerja dan
Mesin (PPM)
Perancangan tata letak yang sudah dilakukan berbentuk sebuah layout penataan
mesin beserta lebar gang, dan penambahan area tunggu, kemudian pemilihan
material handling dilakukan dengan cara menunjukkan hasil pemilihan material
handling beserta OMH dan biaya investasi, dan perancangan sistem kerja
dilakukan dengan cara perbaikan prosedur kerja masing-masing operator. Setelah
perbaikan tata letak, pemilihan material handling, dan perancangan sistem kerja
hal tersebut tidak dapat memenuhi permintaan stakeholder yaitu meningkatkan
jumlah produksi sebesar 95% dari kapasitas mesin yang tersedia tetapi, setelah
perancangan terdapat peningkatan jumlah produksi pada mesin blowing sebesar
86% dari 80,3%, mesin rolling 82% dari 76,9% , dan cutting 94% dari 87,53%
artinya terdapat peningkatan sebesar 5,41% pada mesin blowing, 5,4% pada
mesin rolling, dan 6,2% pada mesin cutting sehingga didapat jumlah produksi
sebesar 10.800 kg blowing, 6750 kg untuk rolling dan cutting

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Perusahaan Plastik, Tata letak, Material Handling, Sistem kerja
Subjects: Teknik Industri > Sistem Kerja
Divisions: Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri
Depositing User: Editor 6 uajy
Date Deposited: 04 Nov 2025 01:33
Last Modified: 04 Nov 2025 01:33
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35071

Actions (login required)

View Item
View Item