Damayanti, Maria Agatha Merry (2025) PERBAIKAN FASILITAS KERJA BAGIAN PENGOLAHAN TANAH DI NARUNA CERAMIC SALATIGA UNTUK MENGURANGI KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDER. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
190610153_Bab 0.pdf
File Pdf (648kB)
190610153_Bab 1.pdf
File Pdf (239kB)
190610153_Bab 2.pdf
File Pdf (879kB)
190610153_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (813kB)
190610153_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (340kB)
190610153_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
190610153_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (732kB)
190610153_Bab 7.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (1MB)
190610153_Bab 8.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (184kB)
190610153_Lamp.pdf
File Pdf (1MB)
Abstract
Naruna Ceramic Salatiga merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memproduksi ceramic tableware dan woodenware. Berdasarkan identifikasi
temuan masalah, Naruna Ceramic Salatiga memiliki permasalahan utama yaitu
sering mengalami keterlambatan pemenuhan pesanan customer karena terjadi bottleneck di kiln, kurangnya manajemen penataan stasiun kerja, kurangnya
kesadaran terhadap kebersihan dan penataan stasiun kerja, serta pekerja sering mengalami keluhan musculoskeletal disorder akibat tidak adanya manajemen K3
(Kesehatan dan Keselamatan Kerja). Berdasarkan Focus Group Discussion
(FGD), permasalahan yang terpilih adalah keluhan musculoskeletal disorder yang
disebabkan oleh fasilitas kerja yang kurang proporsional. Pemilihan masalah ini
dilatarbelakangi oleh keinginan stakeholder untuk meningkatkan produktivitas
kerja dan pengerucutan masalah berdasarkan hasil kuesioner Nordic Body Map
dengan kategori risiko tertinggi pada pekerja bagian pengolahan tanah.
Penelitian ini menggunakan metode perancangan fasilitas kerja berbasis ergonomi
dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map, RULA, REBA, data waktu
siklus, analisis dan desain berbasis antropometri, serta perhitungan produktivitas
kerja. Aplikasi dan tools yang digunakan berupa SolidWorks 2022, Minitab 18,
kuesioner Nordic Body Map, Worksheet RULA, dan Worksheet REBA.
Perbaikan fasilitas kerja ini menghasilkan persentase penurunan waktu siklus
sebesar -22,47% dan penambahan persentase produktivitas sebesar 24,48%.
Hasil kuesioner Nordic Body Map pada pekerja 1 menunjukkan penurunan dari
kategori tinggi menjadi sedang dengan skor 75 menjadi 54, pada pekerja 2
menunjukkan penurunan dari kategori tinggi menjadi rendah dengan skor 73
menjadi 47, dan pada pekerja 3 menunjukkan penurunan dari kategori sedang
menjadi rendah dengan skor 66 menjadi 44. Penurunan persentase keluhan
musculoskeletal disorder berdasarkan hasil kuesioner Nordic Body Map adalah -
28%, -35,62%, dan -33,33%.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | musculoskeletal disorder, RULA, REBA, desain fasilitas kerja, produktivitas |
| Subjects: | Teknik Industri > Sistem Kerja |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri > Teknik Industri |
| Date Deposited: | 04 Nov 2025 01:24 |
| Last Modified: | 04 Nov 2025 01:24 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35058 |
