LARASATI, TIA NUR (2025) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA INFLUENCERDALAM MEMPROMOSIKAN JUDI SLOT ONLINE. Masters thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (TIA NUR LARASATI)
215214431_Bab 0.pdf

File Pdf (876kB)
Text
215214431_Bab 1.pdf

File Pdf (496kB)
Text
215214431_Bab 2.pdf

File Pdf (555kB)
Text
215214431_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (444kB)
Text
215214431_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (677kB)
Text
215214431_Bab 5.pdf

File Pdf (436kB)
Text
215214431_Lamp.pdf

File Pdf (400kB)

Abstract

Tesis ini perjudul “Pertanggungjawaban Pidana influencer dalam mempromosikan
judi slot online”. Tesis ini bertujuan mengetahui dan mengkaji
pertanggungjawaban pidana influencer dalam mempromosikan judi slot online,
serta memaparkan dan menjelaskan mengenai keresahan masyarakat atas
maraknya iklan judi online yang lebih dikenal dengan judi slot online, menurut
teori pertanggungjawaban pidana serta teori kebijakan hukum pidana. Penelitian
ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan politik
hukum, pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual.
Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang terdiri dari
bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier yang
relevan dengan pertanggungjawaban pidana influencer dalam mempromosikan
judi slot online. Hasil penelitian menerangkan bahwa unsur pertanggungjawaban
influencer yang mempromosikan judi slot online dikategorikan dua hal, yaitu turut
serta sebagai penyelenggara dan sebagai pelaku yang turut serta melakukan tindak
pidana perjudian. Sanksi pidana dalam kualifikasi tersebut diatur dalam Pasal 303
dan 303 bis KUHP serta Pasal 27 ayat (2) UU ITE. Ancaman hukuman paling
lama penjara 10 tahun atau denda paling banyak 50 juta rupiah, namun sebagai lex
specialis UU ITE mengancam pelaku atau penyelenggara perjudian online dengan
ancaman pidana yang lebih berat. Kebijakan hukum pidana dalam masalah
perjudian terumuskan dalam Undang-undang No.1 Tahun 2023 tentang KUHP,
pada pokoknya menerangkan, melalui Pasal 426 dan Pasal 427, frasa “tanpa izin”
perlu memperhatikan hukum yang hidup di masyarakat.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Judi online, Influencer, Pertanggungjawaban Pidana
Subjects: Magister Ilmu Hukum > Litigasi
Divisions: Pasca Sarjana > Magister Ilmu Hukum
Date Deposited: 29 Oct 2025 06:47
Last Modified: 29 Oct 2025 06:47
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/35012

Actions (login required)

View Item
View Item