Teocahya, Nathanael Kevin and Sibero, Romy C. E. Tarigan (2025) PERANCANGAN GEDUNG LABORATORIUM RISET TERPADU 6 LANTAI DI KABUPATEN SLEMAN. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Nathanael Kevin Teocahya dan Romy C. E. Tarigan Sibero)
210218503-210218673_Bab 0.pdf

File Pdf (1MB)
Text
210218503-210218673_Bab 1.pdf

File Pdf (318kB)
Text
210218503-210218673_Bab 2.pdf

File Pdf (6MB)
Text
210218503-210218673_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text
210218503-210218673_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (223kB)
Text
210218503-210218673_Lamp.pdf

File Pdf (13MB)

Abstract

Perancangan Gedung Laboratorium Riset Terpadu yang direncanakan
memiliki total enam lantai ini berlokasi di wilayah Kabupaten Sleman, Daerah
Istimewa Yogyakarta. Dalam proses perancangan bangunan laboratorium tersebut,
metode yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian kuantitatif. Metode
ini menuntut adanya proses pengumpulan data berupa angka-angka atau data
numerik yang nantinya akan dijadikan sebagai dasar dalam menarik kesimpulan
terhadap permasalahan-permasalahan teknis yang muncul selama proses
perancangan berlangsung. Salah satu contoh penerapan metode tersebut dapat
ditemukan dalam proses perancangan elemen-elemen struktur gedung seperti
Kolom, Balok, dan Pelat Lantai. Seluruh proses perhitungan dan perancangan
tersebut dilakukan berdasarkan standar dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam
Standar Nasional Indonesia (SNI), serta disesuaikan dengan denah dan gambar
kerja dari proyek yang telah tersedia. Dalam setiap tahapan perhitungan, penulis
selalu mengacu dan berpedoman pada gambar kerja yang di dalamnya telah
mencakup berbagai ketentuan teknis dan persyaratan desain yang berlaku.
Adapun pada perancangan struktur bagian atas dari Gedung Laboratorium ini,
proses perhitungan dimulai dari bagian atap bangunan. Pada bagian kolom struktur,
terdapat dua tipe ukuran yang digunakan. Sedangkan pada elemen balok, dibedakan
menjadi tiga tipe balok induk, satu tipe balok anak. Sementara itu, untuk elemen
pelat lantai, digunakan dua tipe yang berbeda.
Sementara pada bagian perancangan struktur bawah bangunan, berdasarkan
hasil interpretasi data tanah yang diperoleh dari pengujian Standard Penetration
Test (SPT), diketahui bahwa kondisi tanah di lokasi proyek termasuk dalam kategori
tanah sedang. Dengan memperhatikan daya dukung tanah tersebut, maka dalam
pembangunan gedung laboratorium yang berlokasi di Kabupaten Sleman ini,
dipilihlah sistem pondasi berupa pondasi Bored Pile, serta pondasi Pile Cap yang
terdiri dari dua tipe sesuai kebutuhan desain struktur bangunan.
Selanjutnya, dalam bidang Manajemen Konstruksi untuk proyek
pembangunan Gedung Laboratorium Riset Terpadu ini, perancangan yang
dilakukan meliputi beberapa aspek penting, antara lain penyusunan Work Breakdown Structure (WBS), perhitungan volume pekerjaan, analisis harga satuan
pekerjaan, penentuan durasi pekerjaan, penyusunan Network Diagram, pembuatan
Gantt Chart, penyusunan Kurva S, penjadwalan tenaga kerja, serta perencanaan
Anggaran Biaya secara keseluruhan.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: perancangan stuktur gedung, manajeman biaya & waktu proyek.
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Struktur
Sipil > Struktur
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 21 Oct 2025 01:36
Last Modified: 21 Oct 2025 02:55
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34791

Actions (login required)

View Item
View Item