Rose, Janet Jovita (2025) PERANCANGAN COLLEGE WELLNESS CENTER MAHASISWA FORENSIK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOMIMIKRI DI SLEMAN, YOGYAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Janet Jovita Rose)
210118507_Bab 0.pdf

File Pdf (754kB)
Text
210118507_Bab 1.pdf

File Pdf (696kB)
Text
210118507_Bab 2.pdf

File Pdf (3MB)
Text
210118507_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
210118507_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text
210118507_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text
210118507_Lamp.pdf

File Pdf (2MB)

Abstract

Masa kuliah merupakan fase transisi signifikan yang sering kali diiringi oleh stres baru.
Mahasiswa harus berpindah dari lingkungan keluarga dan dukungan mereka serta terdorong untuk
menemukan identitas baru, berpartisipasi, dan bersosialisasi (Blanco & Barnett, 2014). Mereka juga
menghadapi akses yang lebih mudah terhadap obat-obatan dan alkohol, serta kebebasan lebih dalam
memilih gaya hidup dan pengalaman seksual (Leino & Kisch, 2005). Semua perubahan ini dapat
meningkatkan prevalensi depresi di kalangan mahasiswa (Blanco & Barnett, 2014).
Depresi dan penyakit mental menjadi perhatian khusus, terutama di kalangan mahasiswa baru.
Bunuh diri adalah salah satu penyebab utama kematian di kalangan remaja, dengan depresi sebagai
faktor risiko utama (Babiss & Gangwisch, 2009). Faktor-faktor penyebab depresi di kalangan
mahasiswa meliputi citra tubuh yang buruk, rendahnya harga diri, perasaan kurang penting,
ketidakbahagiaan dengan hidup, serta kesulitan akademis (Beiter et al., 2015; Furr, Westefeld,
McConnell & Jenkins, 2001).
Mahasiswa forensik dan medikolegal menghadapi tantangan tambahan dalam memahami aspek
kognitif, emosional, dan sosial dari tindakan kriminal. Mereka harus memahami aspek individual dan
sosio-psikologis dari kejahatan, yang berarti lingkungan sosial seseorang dapat mempengaruhi persepsi
terhadap konsekuensi dari perilaku kriminal. Selain itu, mahasiswa ini juga memiliki potensi untuk
mengalami gangguan emosional dan kesehatan psikologis jika terpapar secara terus-menerus pada sisi
gelap manusia.
Menghadapi situasi ini, penting bagi seseorang untuk memiliki ruang dalam dirinya sendiri
untuk mengelola kapasitas emosional mereka. Penerapan elemen alami dalam desain wellness college
center diharapkan dapat memberikan efek visual yang menenangkan dan menstimulasi rasa damai.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa elemen alami dapat meminimalkan stres kerja dan
memperpanjang umur seseorang. Kualitas arsitektur dan karakteristik lingkungan yang mendukung
kerja sama dan kreativitas juga didukung oleh prinsip-prinsip ilmiah.
Penelitian ini berfokus pada integrasi prinsip desain biomimikri dan pengaruhnya terhadap
kestabilan emosi dan kesejahteraan psikologi mahasiswa forensik dan medikolegal di Yogyakarta.
Metode yang digunakan adalah metode campuran yang melibatkan penggabungan atau integrasi
penelitian kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif akan terbuka tanpa tanggapan terstruktur, sementara
data kuantitatif mencakup tanggapan tertutup seperti dalam kuisioner atau instrumen psikologis.
Metode campuran, yang mulai dikenal pada pertengahan hingga akhir 1980-an,
menggabungkan data kualitatif dan kuantitatif untuk mengurangi bias dan meningkatkan validitas data.
Pendekatan ini bertujuan untuk menggabungkan data dari berbagai metode untuk menghasilkan
wawasan yang lebih komprehensif. Campbell dan Fisk (1959) menggunakan beberapa metode untuk
mempelajari sifat-sifat psikologis, yang mendorong pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif.
Konvergensi data dari berbagai metode ini dikenal sebagai triangulasi (Jick, 1979). Prosedur yang
dikembangkan mencakup cara mengintegrasikan data kuantitatif dan kualitatif untuk memeriksa
validitas, menjelaskan, dan mengeksplorasi pertanyaan penelitian yang kompleks.
Penelitian perancangan ini akan mengeksplorasi pengaruh desain biomimikri terhadap
kesejahteraan mahasiswa forensik dan medikolegal di Yogyakarta melalui survey dan wawancara
terhadap narasumber subjek terkait. Harapannya adalah untuk memberikan wawasan yang lebih
komprehensif tentang pengaruh desain biomimikri terhadap kesejahteraan mahasiswa, sehingga dapat
membantu dalam meningkatkan stabilitas emosional dan kesejahteraan psikologis mereka.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: College Wellness Center, forensik, kestabilan emosi, biomimicry design
Subjects: Arsitektur > Teknologi Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Teknologi Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Date Deposited: 16 Oct 2025 07:02
Last Modified: 16 Oct 2025 07:02
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34755

Actions (login required)

View Item
View Item