Gurusinga, Idamanta Firnandus (2025) FUNGSI KOMUNITAS BAGI ANGGOTA KOMUNITAS BADMINTON JOGJA LIU. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Idamanta Firnandus Gurusinga)
181006771_Bab 0.pdf

File Pdf (554kB)
Text
181006771_Bab 1.pdf

File Pdf (486kB)
Text
181006771_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (497kB)
Text
181006771_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (497kB)
Text
181006771_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (396kB)
Text
181006771_Bab 5.pdf

File Pdf (418kB)

Abstract

Komunitas olahraga di kota-kota besar Indonesia tidak hanya berfungsi
sebagai ruang aktivitas fisik, tetapi juga memainkan peran penting dalam
membangun hubungan sosial dan solidaritas antarindividu. Komunitas Badminton
Jogja Liu merupakan salah satu contoh komunitas yang aktif dan inklusif, yang
anggotanya berasal dari latar belakang beragam namun disatukan oleh minat yang
sama terhadap olahraga badminton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa
saja fungsi Komunitas Badminton Jogja Liu bagi anggotanya. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma deskriptif. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi partisipatif terhadap
tiga informan kunci yang dipilih melalui metode purposive sampling. Analisis data
dilakukan dengan merujuk pada konsep fungsi komunitas dari McMillan dan
Chavis (1986), yang mencakup aspek membership, influence, integration and
fulfillment of needs, dan shared emotional connection. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Komunitas Badminton Jogja Liu memiliki enam fungsi utama
bagi anggotanya, yaitu: (1) sebagai wadah menyalurkan hobi; (2) sebagai ruang
belajar non-formal untuk meningkatkan kemampuan bermain badminton; (3)
sebagai tempat membangun relasi sosial lintas latar belakang; (4) sebagai sumber
dukungan emosional dalam menghadapi tekanan kehidupan sehari-hari; (5) sebagai
ruang rekreasional yang menciptakan hiburan bermakna; dan (6) sebagai tempat
berbagi pengalaman hidup yang mendalam. Fungsi-fungsi ini membentuk ikatan
sosial yang erat di antara anggota komunitas, menciptakan solidaritas dan rasa
memiliki. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa Komunitas
Badminton Jogja Liu tidak hanya menjalankan fungsi sebagai wadah berolahraga,
tetapi juga sebagai wadah sosial yang kompleks dan dinamis. Komunitas ini
memenuhi berbagai fungsi sosial tanpa struktur organisasi formal, namun tetap
mampu membangun keterikatan emosional dan solidaritas antaranggota.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: anggota; badminton; fungsi; komunitas
Subjects: Sosiologi > Media
Divisions: Fakultas ISIP > Sosiologi
Date Deposited: 13 Oct 2025 04:35
Last Modified: 13 Oct 2025 04:35
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34709

Actions (login required)

View Item
View Item