Nathaniel, Nicholaus Javier Jodhi (2025) URBAN BUILDING TECHNOLOGY ARCHITECTURE PERANCANGAN “ART CENTER” KOTA MAGELANG DENGAN PRINSIP “LOW ENERGY DESIGN”. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Nicholaus Javier Jodhi Nathaniel)
210118467_Bab 0.pdf

File Pdf (412kB)
Text
210118467_Bab 1.pdf

File Pdf (257kB)
Text
210118467_Bab 2.pdf

File Pdf (1MB)
Text
210118467_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (538kB)
Text
210118467_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text
210118467_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (17MB)

Abstract

Kota Magelang memiliki kekayaan seni yang sangat beragam dengan tercatat
223 kelompok atau komunitas pegiat seni di 17 kelurahan pada tahun 2024, belum
termasuk komunitas dengan lingkup lebih luas seperti tingkat kota atau universitas.
Komunitas seni ini aktif melestarikan budaya lokal melalui berbagai kegiatan seperti
pagelaran seni, pendidikan seni tradisional, dan pelestarian adat-istiadat, yang
berperan penting dalam memperkuat identitas budaya dan menciptakan ekosistem
budaya yang dinamis di wilayah tersebut. Subsektor seni di Kota Magelang
mencerminkan keragaman budaya yang terus berkembang dengan saling
menginspirasi antar berbagai bentuk seni, mulai dari tradisional hingga modern,
seperti lukisan, patung, tari, dan pertunjukan. Candi Borobudur menjadi salah satu
inspirasi utama bagi para seniman di Magelang, memperkuat posisi kota ini sebagai
pusat seni rupa.
Untuk mendukung pelestarian dan perkembangan seni, keberadaan ruang
seni yang memadai sangat penting sebagai wadah ekspresi, eksperimen, dan
apresiasi karya seni bagi para seniman dan masyarakat. Saat ini, ruang seni di Kota
Magelang masih terbatas, dengan fasilitas yang ada seperti Gedung Lokabudaya dan
Ruang Komunal Museum BPK RI menghadapi kendala ruang sempit, penghawaan,
dan konsumsi energi tinggi, sehingga diperlukan fasilitas baru yang lebih
representatif. Oleh karena itu, muncul gagasan merancang Art Center di lokasi
strategis Kota Magelang yang mengadopsi prinsip Low Energy Design guna
menciptakan ruang seni yang nyaman, efisien energi, dan mampu mendukung
perkembangan seni secara optimal di Kota Magelang.
Kondisi ini menunjukkan kebutuhan akan fasilitas seni yang lebih memadai
untuk menunjang keberlangsungan aktivitas seni di Kota Magelang. Fasilitas seni
yang ideal harus mempertimbangkan aspek bentuk bangunan, luasan, sirkulasi,
kenyamanan pengunjung, serta kebutuhan seniman dan penikmat seni agar aktivitas
seni dapat berkembang optimal. Oleh karena itu, direncanakan pembangunan Art
Center di Jalan Ahmad Yani No 270, Magelang Utara, yang strategis dan saat ini
merupakan lahan kosong, sebagai solusi untuk menyediakan ruang kerja,
eksperimen, pameran, dan pertunjukan seni yang efektif dan efisien energi, sekaligus
mengatasi masalah penghawaan, pencahayaan, dan kebisingan yang sering terjadi
pada ruang seni tertutup di Kota Magelang.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Seni, Magelang, Ruang Seni, Arsitektur, Efisien
Subjects: Arsitektur > Teknologi Arsitektural
Penelitian Dosen > Arsitektur > Teknologi Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Date Deposited: 22 Aug 2025 03:09
Last Modified: 22 Aug 2025 03:09
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34393

Actions (login required)

View Item
View Item