Gunawan, Sharon Nathania (2025) PERANCANGAN FASILITAS WORKSHOP TENUN BAYAN DENGAN PENDEKATAN NARRATIVE ARCHITECTURE SEBAGAI WADAH PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PELESTARIAN BUDAYA TENUN DI DESA BAYAN, LOMBOK, NTB. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Sharon Nathania Gunawan)
210118405_Bab 0.pdf

File Pdf (957kB)
Text
210118405_Bab 1.pdf

File Pdf (1MB)
Text
210118405_Bab 2.pdf

File Pdf (4MB)
Text
210118405_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (3MB)
Text
210118405_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (3MB)
Text
210118405_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (44MB)

Abstract

Tenun merupakan elemen penting bagi kehidupan dan tradisi masyarakat Bayan, tenun
yang menjadi pakaian adat Bayan digunakan dalam setiap upacara adat bahkan dalam
keseharian mereka. Sejarah, tradisi, proses menenun tradisional, dan motif dari kain tenun
merupakan satu kesatuan yang membentuk “nilai” dalam tradisi tenun tradisional Bayan.
Namun sayangnya saat ini jarang sekali masyarakat yang masih mempertahankan nilai
tersebut secara utuh. Kebanyakan masyarakat Bayan hanya sekedar memiliki keterampilan
menenun tanpa didasari pengetahuan dari nilai tenun sendiri, mereka tidak mengetahui
bagaimana sejarah tenun, tradisi yang diwarisi dari leluhur pun sudah mulai hilang, dan proses
menenun secara tradisional yang masih dipertahankan hanyalah penggunaan ATBM (Alat
Tenun Bukan Mesin) tradisional Bayan, sedangkan penggunaan benang sudah beralih
menggunakan benang sintetis dengan pewarna sintetis yang seharusnya menggunakan kapas
dengan pewarna alami.
Dalam melestarikan budaya menenun, perempuan Bayan memiliki peran yang sangat
penting. Dengan kehidupan perempuan Bayan yang saat ini sering mengalami kesulitan
mencari pekerjaan apalagi dengan peran mereka sebagai ibu rumah tangga yang tak bisa
ditinggalkan dan ada pula yang menjadi kepala rumah tangga disaat bersamaan sehingga
memiliki beban ganda, maka menenun merupakan mata pencaharian yang dapat diandalkan
karena fleksibel dapat dikerjakan dimanapun. Sehingga melestarikan kebudayaan tenun
tradisional yang autentik dengan nilai yang terdapat di dalamnya dapat meningkatkan nilai jual
tenun yang mana kemudian dapat memenuhi kehidupan bagi perempuan Bayan.
Workshop Tenun dirancang sebagai fasilitas untuk meningkatkan exposure tenun
tradisional melalui penanaman nilai dalam tradisi tenun tradisional Bayan yang dapat
memberdayakan nilai tenun, ekonomi, wisata, dan sebagai wadah pemberdayaan perempuan
Bayan. Dengan pendekatan desain narrative architecture, nilai dalam tradisi tenun tradisional
Bayan dapat diimplementasikan ke arsitektur dengan elemen interaktif dan edukatif sehingga
memberikan pengalaman mendalam yang autentik bagi pelajar dan pengunjung workshop
tenun ini.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Workshop Tenun, Pemberdayaan Perempuan, Tradisi Menenun, Pelestarian Budaya, Arsitektur Naratif
Subjects: Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Penelitian Dosen > Arsitektur > Lingkungan Kawasan
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Arsitektur
Date Deposited: 21 Aug 2025 04:27
Last Modified: 21 Aug 2025 04:27
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34383

Actions (login required)

View Item
View Item