Cahya, Hevita Mulyana and Manason, Mikel Darren (2025) PERENCANAAN INFRASTUKTUR JALAN DARI OJEK TIMANG MENUJU PANTAI NGETUN GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
210218509 210218641_Bab 0.pdf
File Pdf (2MB)
210218509 210218641_Bab 1.pdf
File Pdf (825kB)
210218509 210218641_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (3MB)
210218509 210218641_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
210218509 210218641_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
210218509 210218641_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (2MB)
210218509 210218641_Bab 6.pdf
File Pdf (11MB)
Abstract
Pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam meningkatkan
sarana prasarana antar wilayah seperti, mempercepat distribusi barang dan jasa,
serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Salah satu
daerah yang membutuhkan peningkatan infrastruktur jalan adalah wilayah Gunung
Kidul, khususnya pada jalur dari Ojek Timang ke Pantai Ngetun. Perencanaan ini
dibuat karena pada daerah tersebut belum terdapat sarana mobilitas yang memadai.
Oleh karena itu, perencanaan ini bertujuan untuk merancang infrastruktur jalan
yang sesuai dengan standar dan pedoman yang berlaku guna meningkatkan
kemudahan akses dan keselamatan pengguna jalan. Metode yang digunakan dalam
perencanaan ini adalah perhitungan manual yang didukung dengan software guna
mempermudah proses analisis dan perancangan. Perhitungan yang dilakukan
mengacu pada peraturan yang berlaku sehingga menghasilkan desain jalan yang
optimal. Proses perancangan dilakukan dalam dua tahap utama, yaitu perencanaan
geometrik dan perkerasan jalan pada tahap pertama, serta perencanaan geoteknik
pada tahap kedua. Pada tahap pertama, perencanaan geometrik jalan mencakup
perancangan trase, tikungan, kelandaian, dan lebar jalan yang sesuai dengan standar
yang berlaku. Selain itu, pemilihan jenis perkerasan dilakukan berdasarkan
karakteristik tanah di lokasi rencana serta beban lalu lintas yang akan melintasi
jalan. Selain itu pada tahap pertama dilakukan pemilihan trase terbaik
menggunakan metode Analisis Hierarki Proses (AHP) untuk mendapatkan trase
yang dipilih, dengan berbagai kriteria seperti, panjang jalan, kemiringan, jumlah
tikungan, volume galian, volume timbunan, dan selisih cut/fill. Perkerasan yang
digunakan harus mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna
jalan dalam jangka panjang. Tahap kedua berfokus pada aspek geoteknik yang
mencakup klasifikasi tanah, analisis daya dukung tanah, penurunan tanah,
perkuatan timbunan, dan stabilitas lereng. Klasifikasi tanah dilakuakan untuk
mengetahui setiap lapisan pada suatu tanah berdasarkan jenisnya masing-
masing.untuk mengetahui suatu jenis tanah dapat dilihat melalui data tanah berupa
Nm (SPT) dan perhitungan dari nilai conus (CPT). Analisis daya dukung tanah
dilakukan untuk memastikan tanah dasar mampu menopang beban jalan dan
kendaraan yang melintas. Jika daya dukung tanah rendah, maka diperlukan metode
perbaikan seperti stabilisasi tanah atau penggunaan material tambahan seperti
geotekstil. Selain itu, perhitungan penurunan tanah dilakukan guna mengantisipasi
penurunan permukaan jalan yang dapat menyebabkan kerusakan jalan dalam jangka
waktu tertentu, perhtiungan penurunan yang dilakukan berupa perhitungan
penurunan segera dan juga penurunan konsolidasi primer. Untuk perhitungan
penurunan konsolidasi dihitung mulai dari bagian tengah jalan dan ujung pada suatu
timbunan jalan. Stabilitas lereng menjadi salah satu aspek penting dalam
perencanaan ini mengingat kondisi topografi Gunung Kidul yang berbukit dan
berlereng curam. Oleh karena itu, analisis kestabilan lereng dilakukan dengan
mempertimbangkan kemiringan lereng dan faktor aman dari kelongsoran. Jika
suatu lereng tidak memenuhi syarat keamanan (SF), maka diperlukan perbaikan
atau perkuatan lereng untuk menahan longsor dari lereng tersebut. Setiap tahap perancangan didukung dengan perhitungan serta gambar desain yang
menggambarkan secara detail hasil perhitungan yang telah dibuat. Hasil
perhitungan dan desain yang diperoleh menunjukkan bahwa jalan yang dirancang
telah memenuhi standar yang berlaku dan dapat meningkatkan aksesibilitas serta
keamanan transportasi di wilayah tersebut. Dengan adanya peningkatan
infrastruktur jalan ini, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sektor
pariwisata, meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, serta memberikan
manfaat jangka panjang bagi pembangunan daerah. Kesimpulan dari perencanaan
ini adalah bahwa perencanaan jalan yang dibuat sudah memenuhi syarat dan aman
baik terhadap penurunan dan juga kelongsoran pada lereng yang berada di samping jalan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perencanaan Jalan, Infrastruktur, Geometrik Jalan, Geoteknik, Gunung Kidul. |
| Subjects: | Sipil > Geo Teknik Sipil > Geo Teknik Sipil > Transportasi Sipil > Transportasi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 13 Aug 2025 06:52 |
| Last Modified: | 13 Aug 2025 06:52 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34337 |
