Dassi, Andri (2025) KELAYAKAN ANGKUTAN UMUM PARIWISATA TANA TORAJA. Masters thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.
215118844_Bab 0.pdf
Download (868kB) | Preview
215118844_Bab 1.pdf
Download (309kB) | Preview
215118844_Bab 2.pdf
Download (294kB) | Preview
215118844_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (568kB)
215118844_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (760kB)
215118844_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
215118844_Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Toraja terletak di Sulawesi Selatan dan merupakan destinasi wisata dengan
keunikan budaya, alam, dan sejarahnya. Daerah ini memiliki 20 objek wisata utama,
menarik wisatawan domestik dan internasional dengan kontribusi Pendapatan Asli
Daerah (PAD) sebesar 3,8 miliar rupiah pada tahun 2019. Peningkatan pariwisata
selalu beriringan dengan sarana dan prasarana transportasi. Prasarana transportasi
umum untuk pariwisata di Tana Toraja belum tersedia sehingga wisatawan lebih
cenderung menggunakan kendaraan travel atau carter sebagai mobilitas utama.
Selain itu, rute untuk transportasi pariwisata belum tersedia dan biaya transportasi
untuk wisatawan belum dapat terjangkau dengan baik. Penelitian ini bertujuan
untuk merencanakan jumlah kendaraan umum pariwisata yang diperlukan untuk
pelayanan angkutan, merencanakan rute perjalanan transportasi umum, menghitung
biaya operasional kendaraan (BOK), kemampuan dan kemauan wisatawan dalam
membayar jasa pelayanan transportasi umum pariwisata, serta menentukan
kelayakan transportasi umum pariwisata di Toraja.
Penelitian ini dilakukan dengan cara merencanakan jumlah kendaraan dan
rute perjalanan transportasi umum. Data dikumpulkan secara observasi berupa
kuisioner berupa data Abiltiy To Pay (ATP), Willengness To Pay (WTP), data
kondisi geomterik jalan, lokasi terminal, dan objek wisata. Sedangkan data
sekunder digunakan berupa data BPS untuk jumlah kunjungan wisata dan peta
lokasi objek wisata. Berdasarkan hasil analisis data, jumlah kendaraan yang
diperlukan sebanyak 9 unit. Jenis transportasi wisata menggunakan bus Izuzu NQR
81 berkapasitas 31 kursi untuk tiga rute yang mencakup 20 objek wisata di dua
kabupaten, dengan perjalanan tiap rute memakan waktu satu hari.
Tarif perjalanan dengan berdasarkan survey Abiltiy To Pay (ATP) dan
Willengness To Pay (WTP) sebesar 65,9% dengan tarif Rp. 25.000 /Pnp dinyatakan
tidak layak dengan hasil analisis NPV diperoleh -Rp 5,487,555,117.86 < 1, BCR
diperoleh 0.530 < 1, IRR diperoleh -60 % < 8,32% (IIR < MARR), PBP dinyatakan
tidak layak karena biaya lebih besar dari keuntungan dalam pengembalian modal
tiap tahunnya, sehingga dari hasil pertimbangan berdasarkan tarif angkutan charter
dan travel agent tarif ideal didapatkan Rp. 65.000/Pnp dinyatakan layak
dilaksanakan dengan dengan NPV diperoleh Rp 4,449,160,392.52 > 1, BCR
diperoleh 1.380 > 1, IRR diperoleh 22,6% > 8,32% (IIR >MARR), dan PBP
diperoleh 3 tahun dengan pengembalian investasi lebih kecil dari lima tahun
rencana. Sehingga dapat disimpulkan bahwa subsidi yang harus diberikan
pemerintah jika berdasarkan hasil survey ATP dan WTP degan tarif Rp. 25.000/Pnp
diperoleh Rp. 40.000/Pnp.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | transportasi wisata, rute perjalanan, kelayakan transportasi |
| Subjects: | Magister Teknik Sipil > Transportasi |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Magister Teknik Sipil |
| Depositing User: | Editor 3 uajy |
| Date Deposited: | 23 Jul 2025 02:39 |
| Last Modified: | 23 Jul 2025 02:39 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34310 |
