Sikun, Klothilde (2009) KANDUNGAN MERKURI PADA AIR DAN PAKU SAYUR (Diplazium esculentum Swartz) Di SUNGAI SEPAUK KALIMANTAN BARAT. S1 thesis, UAJY.
0BL00933.pdf
File Pdf (149kB)
1BL00933.pdf
File Pdf (18kB)
2BL00933.pdf
File Pdf (100kB)
3BL00933.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (41kB)
4BL00933.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (69kB)
5BL00933.pdf
File Pdf (319kB)
Abstract
Telah dilakukan penelitian mengenai Kandungan Merkuri pada Air dan Paku
Sayur (Diplazium esculentum Swartz) di Sungai Sepauk Kalimantan Barat. Limbah
merkuri berasal dari penambangan emas tradisional/tanpa izin (PETI). Para
penambang menggunakan 35 mesin di sungai dan 45 mesin di darat. Penelitian
bertujuan untuk mengetahui besarnya kandungan merkuri pada air sungai dan paku
sayur dari hulu sampai hilir Sungai Sepauk. Lokasi penelitian dibagi 3 yaitu
Kelurahan Lengkenat, Nanga Ungai, dan Padak, Kecamatan Sepauk. Penelitian
dilaksanakan bulan Juni sampai Oktober 2008 pada musim penghujan. Sampel air
diambil mengunakan water sampler yang dikumpulkan secara composite, sedangkan
sampel paku sayur diambil langsung di tepi sungai disepanjang lokasi penelitian.
Kandungan merkuri pada sampel air dan paku sayur diukur mengunakan AAS
(Atomic Absorbtion Spectrophotometry). Hasil analisis merkuri pada sampel air di 3
lokasi masih berada dibawah ambang batas yaitu 0,0002 mg/l, 0,0002 mg/l, dan
0,0003 mg/l. Kandungan merkuri maksimum yang diperbolehkan oleh pemerintah
yaitu 0,001 mg/l untuk baku mutu air golongan A. Hasil analisis merkuri pada paku
sayur di 3 lokasi melebihi ambang batas maksimum yaitu 0,047 mg/kg, 0,049 mg/kg
dan 0,038 mg/kg. Batasan maksium cemaran logam merkuri yang diperbolehkan oleh
pemerintah adalah 0,03 mg/kg untuk produk sayur-sayuran
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | Teknobiologi > Tekno Lingkungan |
| Divisions: | Fakultas Teknobiologi > Biologi |
| Date Deposited: | 30 Jul 2013 13:45 |
| Last Modified: | 30 Jul 2013 13:45 |
| URI: | https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/3422 |
