Yulina, . (2021) PERANCANGAN INFRASTRUKTUR DARI ASPEK STRUKTUR, KEAIRAN, TRANSPORTASI DAN MANAJEMEN KONSTRUKSI (Studi Kasus : Estimasi Biaya dan Waktu Proyek SMPN 5 NAD). S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA.

Text (Yulina)
180217235_Bab 0.pdf

File Pdf (259kB)
Text
180217235_Bab 1.pdf

File Pdf (278kB)
Text
180217235_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (560kB)
Text
180217235_Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (282kB)

Abstract

Dalam penerapannya di lapangan, proses perancangan infrastruktur perlu didasari
oleh ilmu pengetahuan yang memadai agar hasil dari perancangan dapat ditempati
dengan aman dan nyaman oleh penggunanya. Penulisan tugas akhir ini bertujuan
untuk memupuk ilmu penulis dalam merancang setiap infrastruktur yang berkaitan
dengan Teknik Sipil. Hasil dari laporan tugas akhir berisi hasil rancangan struktural
gedung bertingkat, rancangan jalan raya, rancangan bendung beserta analisis
stabilitas serta rancangan biaya berupa RAB dan rancangan waktu proyek berupa
Kurva S.
Dalam tahapan perancangan, masing-masing topik memiliki metode perancangan
yang berbeda-beda. Perancangan bangunan gedung meliputi perencanaan atap,
perencanaan tangga beserta pondasi tangga, perencanaan pelat lantai dan atap,
perencanaan kolom dan balok dan perencanaan pondasi. Proses perancangan
bangunan gedung didukung dengan analisis dengan software SAP 2000, ETABS
dan IKOLAT 2000 serta data pembebanan yang berpedoman pada SNI 1727-2013.
Perancangan jalan raya meliputi perancangan geometric jalan, penentuan volume
galian dan timbunan, perencanaan perkerasan jalan, perencanaan jalur pejalan kaki.
Perencanaan lentur pada jalan raya berpedoman pada “Petunjuk Perencanaan Tebal
Perkerasan Lentur Jalan Raya dengan Metode Analisa Komponen” yang diterbitkan
oleh Yayasan Badan Penerbit PU. Perancangan bangunan air meliputi perhitungan
debit banjir rencana dan debit andalan, desain bendung Mrican, dan analisa
stabilitas bendung. Perancangan bendung berpedoman pada Kriteria Perencanaan-
02 tahun 2010. Perancangan biaya dan waktu meliputi perancangan RAB dan
penjadwal waktu proyek (network diagram dan Kurva S). Perancangan RAB
berpedoman pada AHS SNI tahun 2013 dan daftar harga satuan kota Aceh tahun
2017.
Pada perancangan gedung diperoleh hasil perancangan atap berupa elemen kuda-
kuda yang digunakan, profil gording dan diameter sag-rod, jumlah anak tangga
yang direncanakan berjumlah 20 buah dengan optrede yakni 18 cm dan sudut
kemiringan tangga adalah 30,960, terdapat dua buah tipe pelat lantai dan dua buah
tipe pelat atap, direncanakan 4 tipe balok, 2 tipe kolom dan 2 tipe pondasi tapak.
Perancangan jalan raya memiliki output berupa 3 buah tikungan dengan tipe S-C-
S, total volume galian = 106 m3 dan volume timbunan 6898,56 m3, jenis perkerasan
yang digunakan berupa perkerasan lentur dan kaku, jenis fasilitas yang
direkomendasikan adalah zebra cross dengan lapak tunggu. Dalam perancangan
bangunan air berupa bendung diperoleh desain bendung yang aman terhadap gaya-
gaya yang bekerja pada bendung. Pada perancangan biaya dan waktu diperoleh
hasil bahwa estimasi biaya yang diperlukan untuk pembangunan SMPN 5 NAD
adalah Rp2.072.828.963,85 dengan total durasi 163 hari.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: perancangan gedung, perancangan bendung, perancangan jalan raya, perancangan biaya dan waktu, manajemen konstruksi
Subjects: Sipil > Manajemen Konstruksi
Sipil > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 30 Apr 2025 02:03
Last Modified: 30 Apr 2025 02:03
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34018

Actions (login required)

View Item
View Item