KABA, DAVIN JONATHAN and LOLOBUA, WILLIAM SURAMAS TULAK (2024) PERENCANAAN JALUR KERETA API MADIUN – SLAHUNG. S1 thesis, UNIVERSITAS ATMA JAYA.

Text (Davin Jonathan Kaba)
210218611(0).pdf

File Pdf (2MB)
Text
210218611(1).pdf

File Pdf (942kB)
Text
210218611(2).pdf

File Pdf (623kB)
Text
210218611(3).pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (2MB)
Text
210218611(4).pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (1MB)
Text
210218611(5).pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (769kB)
Text
210218611(6).pdf
Restricted to Registered users only

File Pdf (11MB)

Abstract

Transportasi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan
ekonomi, sosial, dan budaya suatu negara. Salah satu bentuk transportasi yang
memberikan dampak signifikan adalah transportasi berbasis rel, seperti kereta api,
yang dikenal memiliki kapasitas angkut besar, efisiensi waktu tinggi, dan kecepatan
memadai. Di Indonesia, dengan populasi yang terus berkembang, kebutuhan akan
sistem transportasi efisien semakin mendesak. Pengembangan jaringan kereta api
menjadi salah satu solusi penting dalam mengatasi tantangan transportasi.
Penelitian ini bertujuan merancang jalur kereta api Madiun–Slahung sebagai bagian
dari revitalisasi transportasi berbasis rel di Indonesia, sejalan dengan visi National
Railway Master Plan (NRMP) 2030.
Jalur kereta api Madiun–Slahung dirancang untuk menghubungkan Madiun,
kota industri dengan pusat perdagangan yang maju, dan Slahung, wilayah dengan
sektor pertanian dan pariwisata yang berkembang pesat. Pembangunan jalur ini
diharapkan dapat mengatasi kemacetan, meningkatkan arus barang, mempermudah
distribusi hasil pertanian, dan mendukung pengembangan sektor pariwisata. Selain
itu, proyek ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, memberikan
dampak positif terhadap perekonomian lokal, dan mendukung pembangunan
ekonomi regional dengan memanfaatkan transportasi berbasis rel yang efisien dan
ramah lingkungan.
Penelitian ini mencakup berbagai kajian teknis, mulai dari penentuan trase
optimal yang mempertimbangkan kondisi geografis, hingga keterjangkauan
pembangunan. Perancangan alinyemen horizontal dan vertikal dilakukan untuk
memastikan kenyamanan serta keselamatan perjalanan kereta api. Analisis volume
galian dan timbunan dilakukan untuk menjamin kelayakan konstruksi serta efisiensi
biaya pembangunan. Selain itu, Work Breakdown Structure (WBS) dikembangkan
untuk merinci tahapan pelaksanaan proyek. Estimasi biaya dan penjadwalan proyek
menggunakan alat bantu seperti diagram jaringan, barchart, dan kurva-S,
memastikan proyek dapat selesai tepat waktu dan sesuai anggaran.
Analisis kelayakan proyek dilakukan secara teknis, sosial, dan lingkungan.
Aspek teknis memastikan jalur yang dirancang memenuhi standar perkeretaapian
yang berlaku. Analisis kelayakan menilai keuntungan yang dapat dihasilkan, baik
dari peningkatan arus barang maupun dampak terhadap pertumbuhan ekonomi
lokal. Analisis sosial dan lingkungan mengidentifikasi potensi dampak negatif
terhadap masyarakat sekitar dan lingkungan, serta merancang langkah mitigasi
untuk memastikan proyek berkontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat
dan keberlanjutan lingkungan.
Penelitian ini menghasilkan desain trase optimal yang mendukung mobilitas
masyarakat, distribusi barang, dan efisiensi transportasi antarwilayah. Dengan
mengutamakan aksesibilitas dan keberlanjutan lingkungan, jalur kereta api
Madiun–Slahung diharapkan menjadi solusi strategis dalam menciptakan sistem
transportasi modern yang terintegrasi. Jalur ini juga diproyeksikan untuk
mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan,
mendukung visi pembangunan nasional yang maju dan berdaya saing.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Transportasi, Jalur Kereta Api, Revitalisasi
Subjects: Sipil > Geo Teknik
Sipil > Geo Teknik
Sipil > Transportasi
Sipil > Transportasi
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Date Deposited: 23 Apr 2025 02:27
Last Modified: 24 Apr 2025 05:31
URI: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/33998

Actions (login required)

View Item
View Item